BERAU POST – Momentum libur panjang dan musim libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
Sejumlah destinasi wisata unggulan, khususnya wisata bahari, terlihat dipadati pengunjung, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah yang datang untuk menikmati keindahan Bumi Batiwakkal.
Ramainya kunjungan wisatawan itu pun mendapat perhatian dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yudha Budi Santosa.
Menurutnya, musim libur sekolah memang menjadi salah satu agenda tahunan meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Berau.
“Libur sekolah memang menjadi momentum meningkatnya kunjungan wisatawan ke Berau, khususnya di destinasi wisata bahari unggulan,” ucapnya.
“Ini tentu menjadi hal yang positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat,” sambungnya.
Namun, Yudha menegaskan, meningkatnya jumlah wisatawan harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi masyarakat lokal yang berada di kawasan wisata. Dalam hal ini terkait pentingnya menyambut wisatawan dengan baik dan bersikap ramah.
Menurutnya, keramahan masyarakat lokal menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan wisatawan selama berkunjung ke Berau.
Dengan pelayanan dan sambutan yang baik, wisatawan akan merasa nyaman dan memiliki keinginan untuk kembali datang di kemudian hari.
“Keramahan masyarakat mencerminkan wajah pariwisata Berau. Kalau wisatawan merasa nyaman, mereka tentu akan kembali lagi dan bahkan mengajak orang lain untuk datang,” katanya.
Karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk terus memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
Tak hanya itu, Yudha juga mengingatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di kawasan wisata agar tidak memanfaatkan momentum libur panjang dengan menaikkan harga barang secara tidak wajar atau “aji mumpung”.
Sebab, praktik tersebut dapat mencoreng citra pariwisata Berau dan justru berdampak buruk terhadap pelaku usaha itu sendiri.
Ia pun berharap seluruh pelaku UMKM tetap menjual produk sesuai harga yang sewajarnya demi menjaga kepercayaan wisatawan.
“Jangan sampai karena ingin mengambil keuntungan sesaat justru merusak citra wisata Berau. Wisatawan harus diberikan kenyamanan, termasuk dalam hal harga barang dan pelayanan,” tutupnya.(aky/adv/arp)
Editor : Nurismi