Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Branding Kuat Harus Diimbangi Kapasitas Produksi, Diskoperindag Berau Desak Penguatan Sektor Hulu Cokelat

Nurismi • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:50 WIB
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (SENO/BP)
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (SENO/BP)

BERAU POST – Produk cokelat asal Berau mendapat perhatian positif dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Kalimantan Timur dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Respons tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat posisi cokelat Berau di pasar yang lebih luas.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan, apresiasi yang diberikan pemerintah menjadi modal penting dalam meningkatkan citra dan daya saing produk lokal.

“Ini tentu berdampak positif bagi penguatan branding Cokelat Berau,” ujarnya.

Menurut Eva, pengakuan dari tingkat provinsi hingga nasional dapat membuka peluang pasar yang lebih besar, bahkan hingga menjangkau pasar internasional.

Namun, peningkatan citra produk harus diimbangi dengan kemampuan produksi yang memadai, agar pelaku usaha mampu memenuhi permintaan yang terus berkembang.

“Jangan sampai branding sudah kuat, tetapi kapasitas produksi belum siap,” katanya.

Karena itu, ia menilai penguatan sektor hulu menjadi langkah yang perlu mendapat perhatian. Ketersediaan bahan baku yang cukup dan berkelanjutan menjadi faktor penting untuk mendukung perkembangan industri pengolahan cokelat di Berau. “Kami mengimbau agar hulunya terus diperkuat,” tegasnya.

Selain mendorong peningkatan produksi, Diskoperindag Berau juga terus melakukan pembinaan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun Industri Kecil Menengah (IKM).

Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus daya saing produk yang dihasilkan.

Eva menjelaskan, berbagai program pembinaan telah dijalankan. Mulai dari pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, pengembangan kemasan produk, hingga manajemen usaha.

Program tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang. “Kami terus membina dan mendampingi pelaku UMKM maupun IKM,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Diskoperindag juga memberikan pendampingan terkait legalitas dan sertifikasi usaha. Langkah tersebut dinilai penting, agar produk lokal Berau memiliki standar yang lebih baik dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah berharap cokelat Berau tidak hanya semakin dikenal sebagai produk unggulan daerah, tetapi juga mampu berkembang menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat secara berkelanjutan. (sen/adv/sam)

Editor : Nurismi
#Diskoperindag Berau #umkm #kakao