BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat rentan pada tahun ini, sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial di daerah.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut menyasar anak yatim piatu dan lanjut usia (lansia) tidak mampu.
Tahun ini, Dinsos Berau mencatat sebanyak 168 anak yatim piatu serta 509 lanjut usia (lansia) akan menerima bantuan. Jumlah tersebut berkurang dari tahun lalu sebab tidak semua kelompok masyarakat masuk dalam daftar penerima.
“Bantuan hanya difokuskan kepada rumah tangga yang berada pada kategori desil 1 hingga desil 5, sementara desil 6 ke atas tidak lagi termasuk dalam sasaran program,” ucapnya.
Jika sebelumnya penerima mendapatkan Rp 500 ribu setiap bulan, kini menjadi Rp 300 ribu per bulan. Setiap penerima diperkirakan akan memperoleh sekitar Rp 3,6 juta pada saat pencairan di bulan Desember.
“Kami telah melakukan finalisasi perhitungan anggaran agar pelaksanaan di lapangan tidak mengalami kendala,” katanya.
Pemerintah daerah menegaskan penyesuaian ini bukan pengurangan perhatian, melainkan bentuk penataan agar bantuan sosial lebih tepat sasaran dan sesuai kemampuan fiskal daerah.
Adapun pola penyaluran BLT yang sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan kini diubah menjadi sekali dalam setahun. Pencairan dijadwalkan pada bulan Desember mendatang.
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai respons terhadap keterbatasan anggaran sekaligus penyesuaian sistem administrasi yang semakin kompleks.
Pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 3,325 miliar. Sosialisasi kepada seluruh kelurahan juga telah dilakukan guna memastikan perubahan ini dapat dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
BLT tidak hanya disalurkan di wilayah kelurahan, tetapi juga menjangkau 100 kampung melalui Alokasi Dana Kampung (ADK). Diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan sekaligus memastikan pemerataan manfaat hingga ke wilayah pedalaman. (aja/adv/arp)
Editor : Nurismi