Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pimpin Upacara 1 Juni, Bupati Sri Juniarsih Sentil Pejabat: Jangan Biarkan Pancasila Cuma Jadi Tulisan!

Nurismi • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:50 WIB
TANAMKAN NILAI PANCASILA: Bupati Berau Sri Juniarsih mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (SENO/BP)
TANAMKAN NILAI PANCASILA: Bupati Berau Sri Juniarsih mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (SENO/BP)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Momentum tahunan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momen refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia agar tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tema peringatan tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, mengandung makna penting bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun bangsa,” katanya.

Sri Juniarsih menilai, di tengah berbagai tantangan global, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai negara yang menjunjung tinggi keberagaman.

Dengan ribuan pulau, ratusan suku dan budaya yang berbeda, bangsa Indonesia mampu hidup berdampingan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila masih relevan dan mampu menjadi perekat persatuan bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan toleransi yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

“Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan,” imbuhnya.

Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Mulai dari menghargai perbedaan, menjunjung nilai kemanusiaan, hingga menjaga persatuan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Sri Juniarsih juga menekankan pentingnya setiap kebijakan publik yang lahir dari pemerintah berorientasi pada keadilan sosial dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada kelompok masyarakat yang merasa tertinggal dalam proses pembangunan.

“Pastikan kebijakan berlandaskan keadilan sosial,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi kebangsaan, dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan paham yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Ia berharap semangat Pancasila terus tumbuh dalam setiap lapisan masyarakat sehingga Indonesia dapat terus menjadi bangsa yang kuat, religius, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Sri Juniarsih menegaskan, selama nilai-nilai Pancasila tetap dipegang teguh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan menjaga persatuan yang telah menjadi kekuatan utama bangsa sejak kemerdekaan.

“Mari tunjukkan Indonesia sebagai bangsa besar,” pungkasnya.(sen/arp) 

Editor : Nurismi
#hari kesaktian pancasila #pemkab berau