Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Imbas Pompa Air dan IPAL Rusak, Wabup Gamalis Soroti Kebersihan Lingkungan RPH Berau

Nurismi • Jumat, 29 Mei 2026 | 09:45 WIB
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (SENO/BP)
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (SENO/BP)

BERAU POST– Wakil Bupati Berau, Gamalis memberikan perhatian serius terhadap kerusakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Potong Hewan (RPH) Berau di Gunung Tabur.

Kerusakan fasilitas tersebut dinilai perlu segera ditangani agar aktivitas pemotongan hewan tidak terganggu dan kondisi kebersihan tetap terjaga.

Dijelaskan Gamalis, persoalan kerusakan IPAL telah disampaikan pengelola RPH dan menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui APBD Perubahan 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan IPAL sangat penting karena berfungsi sebagai saluran pembuangan limbah dari aktivitas pemotongan hewan.

Selain IPAL, kerusakan juga terjadi pada pompa air di area RPH yang turut memengaruhi operasional harian.

“Pompa juga rusak ketika dilewati hewan berbobot 1 ton,” katanya.

Gamalis mengatakan, aktivitas pemotongan di RPH Berau berjalan setiap hari dengan rata-rata enam ekor sapi dipotong per hari. Karena itu, kondisi sarana penunjang harus tetap dalam keadaan baik agar pelayanan tidak terganggu.

Ia berharap usulan perbaikan fasilitas tersebut dapat masuk dalam pembahasan APBD Perubahan, supaya kerusakan yang ada tidak semakin menghambat aktivitas di RPH.

“Jangan sampai kerusakan jadi kendala,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala RPH Berau, Nanang Ardhiansyah menjelaskan, kerusakan IPAL mulai terjadi sejak akhir Ramadan lalu saat aktivitas pemotongan hewan meningkat tajam. 

Menurutnya, bagian IPAL rusak akibat terinjak sapi jenis simental dengan bobot lebih dari satu ton. “Kerusakan terjadi diinjak sapi simental,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut berdampak terhadap kebersihan lingkungan RPH karena aliran limbah tidak berjalan optimal. Akibatnya, area sekitar menjadi kurang nyaman dan banyak lalat bermunculan. “Kerusakan ini mengganggu kebersihan,” katanya.

Selain itu, pompa air di area depan RPH juga mengalami kerusakan sekitar dua minggu lalu. Padahal, pompa tersebut memiliki fungsi penting untuk mengurangi ketinggian air di sekitar lokasi pemotongan hewan.

Nanang berharap perbaikan fasilitas segera dilakukan agar operasional RPH tetap berjalan lancar dan kondisi lingkungan tetap bersih serta nyaman bagi pekerja maupun masyarakat. (sen/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
#RPH Berau #kebersihan #pemkab berau