BERAU POST – Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk mulai melakukan persiapan, menghadapi potensi lonjakan wisatawan pada sejumlah momentum libur panjang selama Mei ini.
Evaluasi pelayanan wisata hingga koordinasi bersama pengelola destinasi menjadi fokus utama agar kunjungan wisatawan dapat berjalan aman dan nyaman.
Camat Bidukbiduk, Cipto Supratmono mengatakan, pihaknya akan segera mengumpulkan para pengelola wisata untuk melakukan rembuk bersama terkait kesiapan menghadapi lonjakan pengunjung.
“Kami akan kumpulkan para pengelola wisata untuk persiapan libur panjang,” ujarnya, Jumat (8/5).
Koordinasi tersebut menurutnya penting dilakukan mengingat kawasan Bidukbiduk menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Kabupaten Berau, terutama saat momen libur nasional dan akhir pekan panjang.
Ia menjelaskan, pengalaman selama libur Idulfitri lalu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kecamatan dan pelaku wisata.
Saat itu, jumlah wisatawan yang datang meningkat cukup signifikan sehingga sejumlah fasilitas dan pelayanan perlu diperbaiki agar lebih optimal.
“Libur Idulfitri kemarin begitu padat pengunjung,” katanya.
Karena itu, pihak kecamatan akan melibatkan seluruh elemen terkait dalam proses evaluasi dan persiapan, mulai dari pengelola wisata, aparat keamanan hingga masyarakat sekitar destinasi.
“Kami lakukan evaluasi dan persiapan supaya hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” jelasnya.
Cipto meminta seluruh pengelola wisata dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung. Baik dari sisi kenyamanan, keamanan maupun penyediaan informasi bagi wisatawan yang datang dari luar daerah.
“Harapannya pengunjung merasa nyaman dan aman saat berwisata,” terangnya.
Salah satu hal yang akan dibahas dalam rembuk bersama nantinya ialah penyediaan wadah informasi wisata dan penataan lokasi camping yang kini semakin diminati wisatawan, khususnya wisatawan muda yang datang berkelompok saat musim liburan.
“Ada lokasi-lokasi yang bisa dijadikan tempat camping disertai informasi bagi pengunjung,” ujarnya.
Ia menilai informasi yang jelas terkait lokasi wisata, area parkir, fasilitas umum hingga titik camping perlu dipersiapkan lebih baik agar wisatawan tidak mengalami kebingungan saat berada di kawasan wisata.
Selain itu, peningkatan koordinasi antarpengelola juga dinilai penting untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun lonjakan pengunjung di sejumlah destinasi unggulan seperti Labuan Cermin dan kawasan pesisir Bidukbiduk lainnya.
Berdasarkan jadwal libur nasional Mei, terdapat beberapa momentum long weekend yang diperkirakan memicu peningkatan kunjungan wisatawan.
Di antaranya libur Hari Buruh Internasional pada 1–3 Mei, libur Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei, serta rangkaian libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila pada 30 Mei hingga 1 Juni.
Dengan adanya beberapa periode libur panjang tersebut, pemerintah kecamatan berharap kesiapan destinasi wisata dapat lebih matang dibanding sebelumnya.
Cipto juga mengingatkan para pelaku wisata agar menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan destinasi selama musim liburan berlangsung. Menurutnya, pelayanan yang baik akan memberi kesan positif bagi wisatawan dan berdampak terhadap meningkatnya kunjungan wisata di Bidukbiduk.
“Semua pengelola wisata harus memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya. (sen/arp)