Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Resmi Beroperasi, TPI Tanjung Batu Jadi Pusat Ikan Segar Bagi Wisatawan yang Ingin ke Pulau Derawan

Nurismi • Rabu, 6 Mei 2026 | 11:40 WIB
BEROPERASI: TPI Tanjung Batu telah beroperasi sejak awal Mei lalu, dan menjadi pusat ekonomi baru guna mendukung kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha lokal. (TPI TANJUNG BATU UNTUK BERAU POST)
BEROPERASI: TPI Tanjung Batu telah beroperasi sejak awal Mei lalu, dan menjadi pusat ekonomi baru guna mendukung kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha lokal. (TPI TANJUNG BATU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Aktivitas jual beli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan mulai menggeliat sejak resmi dioperasikan pada 1 Mei lalu.

Fasilitas ini kini menjadi pusat distribusi sekaligus pemasaran hasil tangkapan nelayan di wilayah pesisir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT TPI Tanjung Batu, Frederik Sibulo menjelaskan, kehadiran TPI merupakan bagian dari upaya penataan pedagang ikan yang sebelumnya tersebar di pinggir jalan kawasan Tanjung Batu. Dengan adanya fasilitas ini, aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib dan terpusat.

“Selama ini pedagang ikan berjualan di pinggir jalan. Sekarang sudah kami arahkan masuk ke TPI agar lebih rapi dan memudahkan pembeli,” ujarnya, Selasa (5/5).

Tercatat, sebanyak 23 lapak telah disiapkan di dalam area TPI. Dari jumlah tersebut, saat ini sudah dimanfaatkan oleh 18 pengecer ikan yang sebelumnya berjualan secara mandiri. 

Selain memberikan kenyamanan bagi pedagang, keberadaan TPI juga memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk mendapatkan berbagai jenis ikan segar dalam satu lokasi.

Mengingat Tanjung Batu merupakan pintu gerbang menuju kawasan wisata Pulau Derawan, potensi pasar dari sektor pariwisata dinilai cukup besar.

“Wisatawan yang datang ke Derawan bisa dengan mudah membeli ikan segar di sini (TPI Tanjung Batu, red). Jenisnya juga beragam sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Disebutnya, berbagai jenis ikan tersedia di TPI ini, mulai dari ikan konsumsi harian seperti layang, kembung, cumi, hingga komoditas bernilai ekspor seperti kakap dan kerapu.

Selain itu, hasil laut lain seperti udang dan kepiting juga turut dipasarkan. Terdapat juga ikan tongkol, tenggiri, pari, bawal, hingga ikan air tawar seperti nila dan mujair.

Dari sisi harga, ikan untuk konsumsi lokal dijual dengan kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram, untuk jenis layang, kembung, dan cumi.

Sementara ikan dengan kualitas ekspor seperti kakap dan kerapu berada pada kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram.

Untuk udang dan kepiting, harga lokal berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu, sedangkan untuk kebutuhan ekspor bisa mencapai Rp 60 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.

“Harga tersebut bersifat fluktuatif, tergantung musim dan hasil tangkapan nelayan,” tuturnya. 

Aktivitas pasar di TPI Tanjung Batu berlangsung setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 Wita. Dalam sehari, diperkirakan volume ikan yang dipasarkan mencapai 1 hingga 2 ton. Hal itu mencerminkan potensi ekonomi yang cukup besar dari sektor perikanan di wilayah pesisir.

Untuk mendorong partisipasi pelaku usaha, pengelola TPI memberikan kebijakan relaksasi berupa pembebasan biaya pemanfaatan fasilitas selama dua bulan, yakni Mei dan Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pedagang agar beralih berjualan di dalam area TPI.

“Selama dua bulan ini kami gratiskan. Nanti mulai Juli akan diberlakukan retribusi sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2025 tentang pajak dan retribusi daerah,” jelasnya.(aja/arp) 

 

Editor : Nurismi
#TPI Tanjung Batu #ikadin #ekspor