Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sekkab Berau Tegas: Stop Budaya Kerja Santai, ASN Harus Inovatif dan Anti-Ribet!

Beraupost • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:35 WIB

 PERKUAT KINERJA: Sekkab Berau Muhammad Said meminta seluruh ASN meningkatkan etos kerja dan menerapkan nilai BerAKHLAK melalui penguatan budaya kerja di lingkungan OPD. (IZZA/BP)
PERKUAT KINERJA: Sekkab Berau Muhammad Said meminta seluruh ASN meningkatkan etos kerja dan menerapkan nilai BerAKHLAK melalui penguatan budaya kerja di lingkungan OPD. (IZZA/BP)

BERAU POST – Pemkab Berau terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) melalui penguatan budaya kerja di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Salah satu upaya yang dilakukan melalui pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) budaya kerja yang diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir serta etos kerja aparatur pemerintahan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menilai bimtek menjadi langkah penting mendorong perubahan mentalitas kerja aparatur menuju birokrasi yang lebih profesional serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

“Bimtek ini merupakan langkah krusial dalam upaya kita merombak mentalitas kerja aparatur menuju birokrasi yang lincah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima,” ujarnya, Senin (9/3).

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Masyarakat tidak hanya menuntut pelayanan yang cepat, tetapi juga menginginkan layanan yang transparan, akuntabel, dan ramah.

Karena itu, aparatur pemerintah diminta tidak lagi bekerja dengan pola lama yang bersifat rutin tanpa inovasi.

“Tidak bisa lagi bekerja dengan pola business as usual. Kami harus bertransformasi,” tegasnya.

Ia menerangkan, perubahan tersebut harus sejalan dengan core values ASN, yaitu BerAKHLAK yang terdiri dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pondasi dalam pelaksanaan tugas aparatur di setiap OPD.

“Saya ingin setiap OPD di Kabupaten Berau memiliki fondasi yang kuat dalam bekerja, sejalan dengan core values ASN BerAKHLAK,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan, tantangan pembangunan di Kabupaten Berau ke depan tidak semakin ringan.

Upaya mewujudkan masyarakat Berau yang maju, sejahtera, dan mandiri hanya dapat dicapai jika didukung oleh aparatur yang memiliki etos kerja tinggi.

“Visi kita untuk mewujudkan masyarakat Berau yang maju, sejahtera, dan mandiri tidak akan terwujud tanpa didukung oleh sumber daya manusia aparatur yang memiliki etos kerja tinggi,” jelasnya.

Melalui bimtek tersebut, ia menekankan kepada OPD agar konsisten menerapkan transformasi budaya kerja melalui nilai BerAKHLAK.

“Hentikan budaya kerja ‘santai’ dan mulailah budaya kerja ‘inovatif’,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya loyalitas dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Sebab, loyalitas bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap pimpinan, tetapi juga dedikasi untuk memberikan kinerja terbaik bagi daerah.

“ASN di Berau harus mengedepankan loyalitas terhadap pimpinan dan tugas pokok fungsinya. Loyalitas bukan sekadar kepatuhan, melainkan dedikasi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” katanya.

Pun setiap OPD mampu bekerja secara lebih efektif dan efisien, sekaligus proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Aparatur diminta menghindari kerumitan birokrasi serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.

“Hindari kerumitan birokrasi dan jadilah motor transformasi digital dalam pelayanan,” pintanya.(aja/arp)

Editor : Nurismi
#asn #pelayanan prima #inovatif #pemkab berau