Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Gak Cuma Lihat Barang Antik! Museum Batiwakkal Bakal Jadi Pusat Lomba Seni dan Event Budaya

Beraupost • Senin, 23 Februari 2026 | 10:35 WIB

TINGKATKAN KUNJUNGAN: Disbudpar Berau menyiapkan berbagai strategi untuk mendorong peningkatan kunjungan wisata budaya di Museum Batiwakkal. (IZZA/BP)
TINGKATKAN KUNJUNGAN: Disbudpar Berau menyiapkan berbagai strategi untuk mendorong peningkatan kunjungan wisata budaya di Museum Batiwakkal. (IZZA/BP)

BERAU POST – Kunjungan wisatawan terhadap Museum Batiwakkal, Gunung Tabur terus digenjot Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Berau, Nurjatiah menuturkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan agenda seni budaya, pembenahan sarana dan prasarana, hingga memperluas kerja sama lintas sektor.

Pendekatan yang ditempuh tidak semata mengandalkan promosi, melainkan juga memperkuat substansi kegiatan kebudayaan itu sendiri.

Pihaknya pun aktif mendorong penyelenggaraan agenda seni dan budaya yang dipusatkan di kawasan keraton.

Pelaksanaan berbagai event budaya dan lomba seni menjadi salah satu cara efektif untuk menarik minat masyarakat, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Berau kepada generasi muda.

“Kami mendorong penyelenggaraan event-event budaya dan lomba seni di kawasan keraton untuk menarik minat kunjungan masyarakat sekaligus mengenalkan budaya lokal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar wisatawan dari luar daerah, tetapi juga warga lokal agar semakin akrab dengan warisan budayanya sendiri. Kawasan museum dipilih karena memiliki nilai historis yang kuat dan dinilai representatif sebagai pusat aktivitas budaya.

Disbudpar Berau juga memberi perhatian pada pembenahan sarana dan prasarana penunjang.

Perbaikan fasilitas di Museum Batiwakkal dan sekitarnya dilakukan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan pengunjung.

Di bidang promosi, Disbudpar juga mengoptimalkan pemanfaatan media digital. Berbagai konten kreatif yang menampilkan seni pertunjukan, koleksi museum, hingga kekayaan tradisi lokal diproduksi dan disebarluaskan melalui platform digital.

“Strategi ini diharapkan mampu menjangkau khalayak yang lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan media sosial,” katanya.

Pun pihaknya juga berencana memperluas jejaring kerja sama lintas sektor. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan serta sejumlah perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut ditujukan untuk mendorong kunjungan edukatif pelajar dan mahasiswa ke museum maupun situs budaya lainnya agar dapat dilakukan secara rutin dan terprogram.

“Kami juga akan menjalin kerja sama dengan dinas pendidikan dan universitas agar kunjungan edukasi ke museum dan situs budaya bisa lebih rutin dilakukan,” katanya.

Ia menambahkan, tren kunjungan wisata budaya dalam kurun waktu 2023 hingga 2025 kecenderungan meningkat. Hal itu terlihat dari data retribusi yang masuk selama periode tersebut.

“Kalau melihat data retribusi dari 2023 sampai 2025, kunjungan memang menunjukkan peningkatan,” pungkasnya.(aja/arp)

 

 

Editor : Nurismi
#Disbudpar Berau #kunjungan wisata #Keraton Gunung Tabur