Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bansos Masih Salah Sasaran? Kadinsos Berau Minta Lurah dan Kepala Kampung Jangan Pasif Update Data!

Beraupost • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:50 WIB
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi. (IZZA/BP)
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi. (IZZA/BP)

BERAU POST – Sejumlah masyarakat mengeluhkan bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum tepat sasaran.

Hal itu direspons Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi dengan menyebut data bansos berasal dari Pemerintah Pusat.

Dijelaskan Iswahyudi, data penerima bantuan sosial yang selama ini digunakan merupakan data yang bersumber langsung dari Pemerintah Pusat.

Di mana pemerintah daerah tidak serta-merta dapat mengubah data tersebut tanpa melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Perlu dipahami data penerima bantuan itu murni dari pusat. Daerah menggunakan data tersebut sebagai dasar penyaluran bantuan,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bukan berarti data tersebut tidak bisa diperbarui. Jika terdapat warga yang dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan namun belum terdaftar, maka pihak lurah, kepala kampung, maupun RT dapat mengajukan usulan perbaikan data.

Menurutnya, peran aktif pemerintah kelurahan dan kampung sangat dibutuhkan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Usulan perbaikan data dapat dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

“Kelurahan dan kampung memiliki akses aplikasi SIKS-NG. Jika ada warga yang layak namun belum terdata, silakan diusulkan melalui sistem tersebut,” imbuhnya.

“Nanti kami di Dinsos akan melakukan verifikasi dan memberikan surat pengantar sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya.

Ia melanjutkan, seluruh proses tersebut telah berjalan secara sistem atau by system, sehingga setiap tahapan harus melalui prosedur yang telah ditentukan. Karena itu, koordinasi dan ketelitian dalam pendataan menjadi kunci utama.

Iswahyudi juga mengimbau kepada perangkat kampung dan kelurahan agar proaktif melakukan pembaruan data secara berkala, termasuk memastikan kondisi sosial ekonomi warga benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami harap kelurahan dan kampung tidak pasif. Jika ada perubahan kondisi warga, segera lakukan pembaruan data. Ini penting agar bantuan sosial bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” pungkasnya.(aky/arp)

Editor : Nurismi
#tidak tepat sasaran #Data bansos