Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Spek di Atas Sirkuit Surabaya, Berau Siapkan Lintasan Balap 800 Meter yang Bisa Dipakai Balap Mobil!

Beraupost • Senin, 9 Februari 2026 | 13:45 WIB
Kepala Dispora Berau, Amiruddin. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Kepala Dispora Berau, Amiruddin. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau menunjukkan keseriusannya dalam merealisasikan pembangunan sirkuit balap sebagai salah satu proyek strategis daerah.

Pembangunan sirkuit ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Bupati Berau, sekaligus upaya menyediakan sarana resmi bagi pencinta otomotif di Bumi Batiwakkal.

Sirkuit balap tersebut dirancang tidak hanya sebagai arena penyaluran hobi, tetapi juga sebagai pusat pembinaan atlet balap berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional.

Kepala Dispora Berau, Amiruddin mengungkapkan, sejumlah langkah awal telah dilakukan, mulai dari peninjauan lokasi hingga studi banding ke beberapa daerah.

Salah satu rujukan utama adalah Sirkuit Surabaya, selain koordinasi intensif dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta DPRD Kabupaten Berau.

“Pembangunan sirkuit ini merupakan bagian dari visi-misi ibu bupati. Kami bersama KONI dan DPRD telah melakukan pengecekan dan peninjauan beberapa waktu lalu sebagai salah satu studi tiru,” ujarnya kepada awak media ini.

Ia menyebutkan, Sirkuit Surabaya dinilai cukup representatif untuk dijadikan referensi desain.

Meski demikian, konsep yang akan diterapkan di Berau akan mengalami sejumlah penyesuaian teknis agar memiliki kualitas dan fungsi yang lebih optimal.

“Sirkuit Surabaya sudah bagus, tetapi lintasan lurusnya masih sekitar 400 meter. Di Berau, rencananya akan diperpanjang hingga 800 meter supaya bisa menampung berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil,” tuturnya.

Dari sisi ketersediaan lahan, Berau justru memiliki keunggulan signifikan. Jika Sirkuit Surabaya berdiri di atas lahan terbatas, Berau telah menyiapkan lahan hibah seluas kurang lebih 12 hektare.

“Lahan yang tersedia sangat memadai. Bahkan kawasan ini ke depan bisa dikembangkan tidak hanya sebagai sirkuit, tetapi juga untuk fasilitas olahraga lainnya,” ungkapnya.

Amiruddin menegaskan, aspek keselamatan dan standar teknis akan menjadi perhatian utama. Karena itu, Dispora Berau berencana melakukan koordinasi dengan pengelola Sirkuit Mandalika, khususnya terkait sistem drainase dan fitur keselamatan.

“Kami tidak meniru Mandalika secara keseluruhan, tetapi ingin mengadopsi standar teknis, terutama soal safety dan drainase, agar sirkuit yang dibangun benar-benar sesuai standar nasional,” ujarnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Amiruddin menyebut dapat ditentukan setelah rampungnya penyusunan Detailed Engineering Design (DED).

“DED ini nantinya akan kami bahas bersama ketua cabang olahraga dan KONI untuk menentukan desain final. Setelah itu baru bisa dihitung kebutuhan fisik dan tahapan pembangunan yang akan diprioritaskan,” pungkasnya.(aky/arp)

Editor : Nurismi
#lintasan balap #berau #Dispora Berau #sirkuit