BERAU POST – Harga sejumlah kebutuhan pangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Teluk Bayur terpantau mengalami kenaikan pada Senin (26/1).
Kenaikan harga tersebut terjadi pada komoditas ikan laut dan ayam potong.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar SAD, Gifar mengungkapkan, harga ikan laut mengalami kenaikan cukup signifikan.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor alam, khususnya fenomena terang bulan atau bulan purnama yang menyebabkan hasil tangkapan nelayan di laut berkurang.
Akibatnya, pasokan ikan ke pasar menjadi terbatas dan berdampak langsung pada kenaikan harga jual.
Salah satu jenis ikan yang mengalami kenaikan cukup mencolok adalah ikan layang, yang selama ini dikenal sebagai ikan favorit masyarakat Berau.
Pada kondisi normal, disebutnya harga ikan layang biasanya berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram. Namun saat ini, harga ikan tersebut naik hingga mencapai Rp 60 ribu per kilogram.
“Sekarang memang lagi mahal, karena efek terang bulan. Tangkapan nelayan berkurang, jadi pasokan ke pasar juga ikut sedikit,” ujar Gifar.
Diungkapkannya, saat ini pasokan ikan yang dijual di lapaknya banyak berasal dari wilayah pesisir seperti Talisayan.
Selain ikan layang, jenis ikan lain yang juga tersedia antara lain ikan bandeng dan ikan tongkol, dengan peminat yang berbeda-beda tergantung selera masyarakat.
Meski harga mengalami kenaikan, pembeli disebutnya masih tetap ada, karena jenis ikan laut memiliki pecinta masing-masing.
Dirinya memprediksi, permintaan ikan di pasar akan kembali meningkat menjelang bulan suci Ramadan.
“Biasanya, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan, khususnya ikan akan mengalami lonjakan seiring meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga,” ungkapnya.
Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi pada komoditas ayam potong. Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar SAD, Firman menyebut harga ayam saat ini juga sedang berada di level tinggi.
Adapun harga ayam potong kini mencapai sekitar Rp 37 ribu per kilogram. Padahal, ketika harga sedang murah, ayam potong biasanya dijual di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.
Pasokan ayam potong yang dijual di pasar sebagian besar berasal dari Kampung Gurimbang.
Meski harga mengalami kenaikan, minat masyarakat untuk membeli ayam potong tetap tinggi.
Dalam sehari, Firman mengaku mampu menjual hingga 100 ekor ayam. “Peminatnya tetap banyak, walaupun harga lagi mahal,” katanya.(aja/arp)
Editor : Nurismi