Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bupati Sri Juniarsih: Mutasi Jabatan ASN Berau Tidak Sembarangan, Harus Lolos Manajemen Talenta!

Beraupost • Selasa, 20 Januari 2026 | 15:00 WIB
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)

BERAU POST – Bupati Berau, Sri Juniarsih, mendorong penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN), sebagai dasar utama dalam sistem mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.

Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari perubahan sistem kepegawaian agar penempatan ASN lebih terukur, berbasis kompetensi, dan berkelanjutan.

Bupati menyampaikan, sistem mutasi yang selama ini berjalan kini mengalami penyesuaian seiring penerapan manajemen talenta ASN.

Ia menegaskan, pengisian jabatan ke depan tidak lagi hanya bertumpu pada latar belakang akademik, tetapi juga harus memenuhi persyaratan talenta yang telah ditetapkan.

“Sekarang sistem mutasi kami mengalami perubahan dengan penerapan manajemen talenta ASN,” ujarnya belum lama ini.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Sri Juniarsih meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, segera bersurat ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Surat tersebut bertujuan agar masing-masing OPD mempersiapkan data dan dokumen terkait manajemen talenta, mulai dari sekretaris, kepala bidang, hingga staf.

“Saya sudah tegaskan hal ini ke OPD terkait,” katanya.

Sri Juniarsih menegaskan, tingginya jenjang pendidikan tidak otomatis menjamin seseorang dapat mengisi jabatan tertentu.

Tanpa memenuhi persyaratan dalam manajemen talenta, ASN dinilai belum siap untuk dipromosikan atau dimutasi.

“Walaupun akademiknya tinggi, kalau tidak memenuhi persyaratan manajemen talenta, tentu belum bisa,” terangnya.

Menurutnya, poin-poin persyaratan dalam manajemen talenta akan disampaikan secara resmi oleh BKPSDM kepada OPD.

Persyaratan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk sertifikasi kompetensi dan rekam jejak pengembangan diri.

Sri Juniarsih juga menyoroti pentingnya manajemen talenta dalam melatih kompetensi dan keahlian ASN secara berjenjang.

Ia mencontohkan, ada ASN yang saat ini menduduki jabatan sekretaris namun masih berada pada kategori atau kotak kompetensi tertentu.

Kondisi ini, menurutnya, perlu dipersiapkan agar ke depan tidak terjadi penempatan jabatan yang tidak sesuai.“Jadi tidak sembarangan mengisi jabatan,” ucapnya.

Selain itu, pelatihan dan pendidikan serta pelatihan (diklat) juga disebut menjadi bagian penting dalam pengembangan talenta ASN.

Bupati menilai, diklat akan sangat mendukung peningkatan kapasitas pegawai, terutama di tengah kondisi banyaknya ASN yang akan memasuki masa pensiun.

“Ke depan banyak yang pensiun, jadi jabatan kosong harus diisi orang yang tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain kompetensi dan keahlian, aspek loyalitas juga tidak bisa dikesampingkan dalam manajemen talenta ASN.

Dengan penerapan sistem ini, Pemkab Berau berharap dapat menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik ke depan. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#asn #Manajemen Talenta #pemkab berau #mutasi