Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jadi Penentu Masuk SMP dan SMA, Disdik Berau Dorong Seluruh Siswa Ikuti TKA 2026

Beraupost • Kamis, 15 Januari 2026 | 11:35 WIB
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (IZZA/BP)
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kelas enam Sekolah Dasar (SD) dan kelas sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada April mendatang.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menerangkan, TKA ini akan menjadi salah satu instrumen penilaian kemampuan akademik siswa, yang nantinya digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Pihaknya saat ini tengah mematangkan kesiapan internal, baik dari sisi sekolah maupun tenaga pendidik, agar pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan baik. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menyiapkan kegiatan latihan soal.

“Kami lagi siap-siap ini untuk TKA di tahun ini, yang akan dilakukan di bulan April,” ujar Mardiatul.

Pihaknya juga telah memanggil Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), khususnya untuk mata pelajaran yang akan diujikan.

“Saya panggil MGMP untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Karena dua mata pelajaran itu, yang akan diujikan di TKA,” jelasnya.

Melalui MGMP, guru-guru akan dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan soal latihan.

Langkah ini dinilai penting agar siswa memiliki gambaran awal terkait bentuk dan karakter soal TKA, mengingat sistem penilaian ini belum pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kami harus siap melalui pembuatan soal untuk melatih anak-anak menghadapi TKA. Jangan sampai nanti anak-anak kaget karena belum pernah,” katanya.

Ia mengakui pada tahap awal, TKA ini sebenarnya tidak diwajibkan untuk seluruh sekolah.

Namun, Disdik Berau berencana mendorong semua sekolah agar ikut serta demi pemerataan kesiapan peserta didik.

Terlebih di tahun sebelumnya ia mengungkapkan tidak ada. Sekaligus memastikan Tka nanti tidak wajib untuk semua sekolah, hanya bagi sekolah yang mau saja. “Tapi saya insyaAllah akan meminta ikut semua,” imbuhnya.

Diterangkan, soal TKA resmi nantinya akan disiapkan oleh pemerintah pusat. Peran daerah hanya sebatas menyiapkan soal latihan. Tapi, tetap ada guru di Berau yang terlibat secara nasional dalam pembuatan soal TKA.

Pada tahun sebelumnya, penilaian kemampuan siswa lebih banyak mengacu pada Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), yang hanya melibatkan perwakilan siswa dan bertujuan menilai satuan pendidikan.

Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kemampuan individu peserta didik.

“Sebelumnya hanya ada ANBK saja. ANBK itu kan cuma perwakilan saja yang menilai sekolah,” sebutnya.

Hal itu lanjutnya, menjadi salah satu alasan masih sering ditemukannya siswa dengan kemampuan literasi dan numerasi yang relatif rendah.

Melalui TKA, dirinya berharap kemampuan akademik siswa dapat meningkat dan menjadi dasar untuk perbaikan kualitas pembelajaran di sekolah.

Dilansir dari Jawa Pos, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan tes kemampuan akademik (TKA) di jenjang SD dan SMP dihelat April 2026. Pelaksanaan tes itu akan melibatkan pemda setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Rahmawati mengatakan, meski tidak wajib, TKA untuk jenjang SD dan SMP nantinya berkaitan dengan sistem penerimaan murid baru (SPMB). Sehingga, dia mengimbau murid kelas VI dan IX untuk mengikuti tes itu.

”Untuk SPMB masuk ke SMP maupun masuk ke SMA itu memang akan menggunakan TKA,” ujarnya.(aja/arp)

 

 

Editor : Nurismi
#tka #Disdik Berau #spmb