BERAU POST – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau mendorong optimalisasi pemanfaatan videotron, sebagai sarana penyebaran informasi publik yang berkaitan dengan kebijakan dan pembangunan daerah.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, sejak Juli 2024 lalu, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh kepala perangkat daerah mengisi konten pada videotron yang telah disiapkan di sejumlah titik strategis.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Apalagi videotron dinilai sebagai media yang efektif, karena mampu menyampaikan pesan secara visual dan dapat dilihat masyarakat, meski hanya dalam waktu singkat.
“Harapan kami tentu masing-masing perangkat daerah dapat memanfaatkan videotron tersebut,” ujarnya.
Terkait konten videotron, Didi menyebut fokus isinya disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Konten tersebut bisa berupa informasi perizinan, imbauan kepada masyarakat, hingga informasi pelayanan publik lainnya, sebagaimana telah dicantumkan dalam surat edaran yang disampaikan Diskominfo Berau.
Namun, diakui hingga saat ini sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling aktif mengisi konten videotron.
Hal ini tidak terlepas dari posisi pariwisata yang menjadi salah satu program unggulan daerah.
Pihaknya hanya mendapatkan bahan materi video saja, karena yang tahu persis tentang kegiatan mereka ya OPD sendiri
“Memang yang banyak mengisi saat ini adalah sektor pariwisata. Kebetulan pariwisata itu akan menjadi program unggulan,” katanya.
Ke depan, Diskominfo Berau berencana kembali melakukan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah pada tahun 2026 ini agar pemanfaatan videotron dapat lebih maksimal.
Didi menilai, meski videotron hanya dilihat sekilas oleh masyarakat, media ini tetap memiliki peran strategis dalam mengenalkan berbagai program pemerintah daerah, termasuk hingga ke tingkat kampung.
“Kalau memungkinkan kami juga akan menjangkau program kampung” ungkapnya.(aja/arp)
Editor : Nurismi