Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Anggaran Perayaan Hari Jadi Berau Dialihkan, Pemkab Kini Bagikan Sembako Gratis Senilai Rp1,5 Miliar

Beraupost • Kamis, 25 Desember 2025 | 10:55 WIB
DISALURKAN: Bupati Berau Sri Juniarsih secara simbolis menyalurkan bansos dari pergeseran anggaran Hari Jadi Berau Tahun 2025 di Kelurahan Gayam, Rabu (24/12). (IZZA/BP)
DISALURKAN: Bupati Berau Sri Juniarsih secara simbolis menyalurkan bansos dari pergeseran anggaran Hari Jadi Berau Tahun 2025 di Kelurahan Gayam, Rabu (24/12). (IZZA/BP)

BERAU POST – Ribuan masyarakat pra sejahtera atau keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat bantuan sosial (Bansos) berupa sembako gratis dari Pemkab Berau. Program tersebut secara simbolis diberikan Bupati Berau, Sri Juniarsih di Kelurahan Gayam, Rabu (24/12).

Disampaikan Sri Juniarsih, kebijakan bantuan sosial ini didasari oleh realitas bahwa sebagian masyarakat masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pemkab Berau ditegaskannya berkomitmen untuk terus melaksanakan program perlindungan sosial yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, sebagai langkah memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Kami memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah tantangan ekonomi yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Program sembako gratis tersebut disalurkan kepada 4.517 KPM yang berasal dari 100 kampung dan 10 kelurahan di 13 kecamatan.

Program bantuan ini diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah Berau secara merata sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Adapun sembako yang disalurkan terdiri atas beras sebanyak 45.170 kilogram, gula pasir 4.517 kilogram, dan minyak goreng 9.034 liter.

Total keseluruhan bantuan sembako tersebut mencapai 58.721 ton. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Adapun sumber pendanaan program ini berasal dari pergeseran anggaran kegiatan Hari Jadi Berau tahun 2025.

Pergeseran dilakukan menyusul adanya instruksi Menteri Dalam Negeri yang tidak memperbolehkan pelaksanaan kegiatan keramaian pada Agustus hingga September lalu, sehingga anggaran tersebut dialihkan untuk program yang lebih bermanfaat.

“Kalau diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat, membutuhkan biaya sekitar Rp 9 miliar, sementara anggaran kami tidak mencukupi,” ungkapnya.

“Karena itu, kami memprioritaskan sekitar 4 ribu masyarakat pra sejahtera. Selebihnya, masyarakat tetap bisa mendapatkan sembako murah,” sambungnya.

Selain program sembako, Pemkab Berau juga terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat di bidang sosial.

Di antaranya bantuan langsung tunai bagi lanjut usia dan anak yatim piatu yang disalurkan setiap triwulan, serta bantuan bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi menjelaskan, bansos ini bukan untuk menjadikan masyarakat pasrah, tetapi sebagai stimulan agar mereka bisa bangkit.

“Harapannya ada proses graduasi, sehingga masyarakat miskin bisa menjadi lebih sejahtera,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga organisasi perangkat daerah yang ditugaskan, yakni Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta Dinas Pangan.

Berdasarkan arahan tersebut, bantuan diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1.

Setiap KPM menerima paket sembako berupa 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir.

Penyaluran bantuan ini bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Indonesia, dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 1,5 miliar.

“Proses penyaluran bansos ini membutuhkan waktu untuk pemenuhan bahan pokoknya, inilah yang menyebabkan penyaluran baru dapat dilakukan pada akhir tahun ini,” ungkapnya. (aja/arp)

 

Editor : Nurismi
#anggaran #hu #Pengalihan #bantuan sosial #Kabupaten Berau