BERAU POST – Penyaluran bantuan bibit jagung kepada petani di Kabupaten Berau telah dilakukan di enam kecamatan, yaitu Sambaliung, Gunung Tabur, Bidukbiduk, Talisayan, Tabalar, dan Segah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Junaidi, ?menyebut total bibit jagung yang disalurkan mencapai 9,2 ton.
“Tahun ini, kami sudah salurkan 7,4 ton melalui APBD Murni dan 1,8 ton lewat APBD Perubahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan penyaluran bantuan ini dilakukan menyesuaikan proposal dari kelompok tani serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Untuk semua bantuan atau hibah, dinas dapat memproses kalau ada proposal dan kemampuan anggaran pemda,” terang Junaidi.
Pihaknya juga terus mengupayakan bantuan dari pusat. Selain bibit jagung, permohonan proposal diajukan untuk bantuan bibit padi dan alat mesin pertanian (alsintan).
“Kami berusaha mengajukan permohonan proposal ke pusat baik bibit jagung, padi, juga alsintan,” ungkapnya.
Pihaknya ingin menambah pasokan bantuan bagi petani, terutama bagi kecamatan yang jumlah bibitnya masih terbatas.
Junaidi menuturkan, untuk tahun depan, kebutuhan bibit akan disesuaikan dengan jumlah proposal yang masuk dan kemampuan dinas dalam mendistribusikan bantuan.
Sehingga pihaknya menargetkan bisa menyalurkan sekitar 4,4 ton bibit jagung pada 2026.
“Pada saat masukkan asistensi awal proposal masih sedikit, seiring waktu berjalan teman PPL tambah terus,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, pihaknya akan tetap berupaya mencari sumber bantuan dari pihak lain agar kebutuhan petani dapat terpenuhi.
“Kalau tahun depan sesuai kemampuan kita bisa di 4,4 ton, namun nanti juga kita usahakan dari pihak lain,” tutur Junaidi.
Penyaluran bibit jagung ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Berau.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan petani dapat menanam lebih luas dan hasil panen meningkat, sehingga kesejahteraan mereka dapat terdongkrak,” pungkasnya.(sen/arp)
Editor : Nurismi