BERAU POST - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di Kota Bontang.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama PGRI Kota Bontang menggelar kegiatan Jalan Sehat dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Minggu (30/11) pagi.
Kegiatan akbar ini turut dihadiri Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Wakil Wali Kota, Agus Haris.
Beserta Ketua TP PKK Kota Bontang Nur Kalbi Agus Haris, Pj Sekda, Akhmad Suharto, Kepala Disdikbud, Abdu Safa Muha beserta jajarannya, Ketua PGRI Bontang, Saparuddin serta seluruh guru dari seluruh penjuru kota.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan penghargaan mendalam kepada para guru yang selama ini menjadi garda terdepan peningkatan mutu pendidikan.
la menegaskan dedikasi para pendidik telah mengantarkan Bontang meraih Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Kalimantan Timur.
"Peran guru tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter spiritual dan emosional anak-anak kita," ujar Neni.
Meski demikian, Neni mengingatkan adanya tantangan besar yang harus segera diantisipasi, termasuk rencana pensiunnya 100 guru dalam waktu dekat.
la juga menyoroti hasil survei terhadap 1.620 siswa yang menunjukkan tingkat kecemasan tinggi dan perilaku yang membutuhkan penanganan psikologis. Menurutnya, sekolah, pemerintah, dan orang tua harus berkolaborasi erat untuk memberikan pendampingan yang menyeluruh.
Wali Kota juga menekankan pentingnya literasi digital. Serta mengimbau para guru dan masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten negatif yang dapat memengaruhi perilaku anak.
la menyebut gawai sebagai salah satu pintu masuk terbesar bagi perilaku tidak senonoh di kalangan pelajar.
Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kota Bontang memastikan seluruh sekolah akan dipasangi CCTV berstandar Kominfo guna mencegah perundungan, kekerasan, dan tindakan tidak terpuji lainnya di lingkungan pendidikan.
Setelah sambutan, kegiatan berlanjut dengan sesi kuiz berhadiah, pembagian doorprize. Dengan semangat "Gesit - Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku", Wali Kota Neni Moerniaeni secara resmi melepas ratusan peserta untuk menempuh rute jalan sehat, menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 tahun ini. (adv/arp)
Editor : Nurismi