BERAU POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan kembali komitmennya dalam meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai garda terdepan pelayanan publik.
Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan kebijakan fiskal nasional, ASN diminta untuk terus meningkatkan kapasitas melalui pendidikan lanjutan.
Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) menilai bahwa penguatan SDM ASN menjadi kunci agar roda birokrasi tetap progresif dalam menghadapi tantangan baru.
Dalam arahannya, Gubernur Harum menyampaikan bahwa perubahan birokrasi, termasuk penyesuaian fiskal 2026, menuntut ASN untuk lebih tangguh dan responsif.
Untuk mendorong peningkatan kompetensi, Pemprov Kaltim menganjurkan ASN melanjutkan pendidikan formal.
Bagi ASN lulusan S1, pemerintah mempersilakan melanjutkan ke jenjang S2 melalui program Gratispol, yang memang didesain mendukung peningkatan kualitas SDM aparatur.
“Saya akan berikan rekomendasi bagi ASN yang ingin sekolah lanjutan. Silakan datang ke Biro Kesra. Program Gratispol sudah menyiapkan fasilitasnya,” tegas Gubernur Harum.
Dirinya menekankan peningkatan kualitas ASN bukan sekadar kebutuhan birokrasi, tetapi investasi masa depan.
Dengan integritas kuat, disiplin, dan kemampuan baru, ASN Kaltim diharapkan mampu menjadi pilar pelayanan publik yang modern dan inklusif.
“Semoga ini membawa semangat baru demi Kaltim yang maju dan inklusif,” ungkapnya. (KRV/pt/adv/arp)
Editor : Nurismi