BERAU POST – Ribuan jemaah memadati Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, dalam acara Tablig Akbar Kalimantan Timur bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) pada Sabtu (22/11).
Pertemuan spiritual akbar itu menjadi wujud kerinduan masyarakat terhadap penguatan ukhuwah islamiyah dan ilmu agama.
Kegiatan dihadiri Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum), Wakil Gubernur Seno Aji, unsur Forkopimda, para habib/ulama, tokoh agama, serta para marbot (pengurus masjid) penerima bantuan program Gratispol Umrah.
Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi kepada pengelola Islamic Center dan seluruh jemaah yang hadir.
Serta menyambut hangat kedatangan UAS, yang disebutnya sebagai teladan dakwah umat yang membawa hikmah dan keberkahan bagi Kaltim.
“Kehadiran jemaah dengan jumlah yang besar ini menunjukkan kerinduan pada penguatan spiritual dan jalinan ukhuwah islamiyah,” ujar Gubernur Harum.
Gubernur menekankan bahwa Islam mengajarkan kekuatan umat yang sesungguhnya, bukan dari jumlah. Melainkan dari kesatuan hati.
“Tablig akbar ini bermakna besar menyatukan umat dalam ilmu dan zikir. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat peradaban,” tegasnya.
UAS, yang membawakan ceramah dengan tema “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas,” memulai tausiahnya dengan memuji kemegahan Islamic Center Samarinda dan kekayaan Kaltim.
“Temanya sesuai. Karena Islamic Center ini lampunya emas, taplaknya emas. Ini menunjukkan Kaltim daerah kaya,” seloroh UAS yang disambut tawa jemaah.
Dai kondang tersebut juga memberikan pujian tinggi untuk inisiatif Pemerintah Provinsi Kaltim melalui program Gratispol Umrah bagi para marbut masjid.
“Saya dari Tarakan ke Berau, naik speedboat. Perjalanannya kita nikmati semua. Alhamdulillah Kaltim daerah kaya. Pemprov Kaltim punya program Gratispol Umrah untuk marbot masjid. Memberangkatkan orang ke tanah suci, masha Allah,” puji UAS.
Pujian UAS ini memperkuat komitmen Pemprov Kaltim bahwa pembangunan fisik dan ekonomi harus selalu diimbangi dengan penguatan spiritual dan peningkatan kesejahteraan bagi para pejuang agama di Bumi Etam. (KRV/pt/adv/arp)
Editor : Nurismi