BERAU POST– Turnamen Askot PSSI Bontang kategori KU-10 dan KU-14 resmi dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Stadion Besai Berinta, Jumat (21/11) siang.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Askot PSSI Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, serta Camat Bontang Utara M. Noor.
Dalam sambutannya, Agus Haris menegaskan pembinaan sepak bola usia dini merupakan fondasi penting bagi lahirnya pemain-pemain berbakat masa depan.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang benar, terstruktur, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Melalui turnamen KU-10 dan KU-14 ini, kita ingin memastikan bahwa pembinaan sepak bola dilakukan sejak usia dini, dengan pendekatan yang benar, terstruktur, dan penuh sportivitas.
“Dari lapangan seperti inilah lahir bakat-bakat masa depan, pemain yang kuat, disiplin, berkarakter, dan siap bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para pelatih dan ofisial agar tidak hanya fokus mengejar kemenangan, namun juga membentuk mental, etika, serta rasa percaya diri para atlet muda.
Kepada para pelatih dan ofisial, dirinya menitipkan agar pembinaan tidak hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi membangun mental, etika, dan rasa percaya diri anak-anak.
Kepada para atlet muda, Agus Haris berpesan agar bertanding dengan gembira dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan hati, tampilkan kemampuan terbaik kalian. Namun tetap hormati lawan, wasit, dan keputusan pertandingan,” katanya.
Tidak lupa, ia mengajak para orang tua dan suporter untuk menciptakan suasana yang positif demi kenyamanan dan perkembangan anak-anak.
“Dukung dengan cara yang santun. Jangan jadi sumber tekanan—jadilah sumber energi,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bontang, tambahnya, akan terus berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, terutama sepak bola yang menjadi salah satu cabang paling diminati masyarakat.
Menurut laporan panitia, Yusuf, turnamen ini diikuti 16 tim KU-10 dan 12 tim KU-14. Seluruh rangkaian pertandingan akan berlangsung hingga 25 November mendatang.
Sebagai pembuka, kegiatan juga dimeriahkan oleh partai ekshibisi antara tim ASN melawan tim pelatih sepak bola se-Kota Bontang, yang disambut meriah oleh para penonton.
Turnamen ini diharapkan menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus penguatan ekosistem sepak bola di Kota Bontang.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh pemerintah, kegiatan ini dinilai mampu menjadi langkah strategis bagi kemajuan olahraga di daerah. (adv/arp)
Editor : Nurismi