BERAU POST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana melakukan penertiban dan pembinaan secara bertahap terhadap para pengamen yang beraktivitas di wilayah kota.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menegaskan langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Mengingat aktivitas mengamen di jalan kerap menimbulkan ketidaknyamanan, terutama jika dilakukan dengan cara memaksa atau mengganggu pengguna jalan.
“Kami ingin lingkungan yang tertib dan aman bagi masyarakat. Karena itu, pembinaan akan kita lakukan secara bertahap,” ujarnya, Senin (10/11).
Pemkot melalui Dinas Sosial akan menyiapkan forum pembinaan bagi para pengamen, terutama yang berasal dari Bontang.
Forum tersebut akan menjadi wadah pengembangan diri, pelatihan mental, serta peningkatan keterampilan dasar yang dapat menunjang kehidupan mereka.
Bagi pengamen yang memiliki bakat musik, Pemkot akan mengarahkan mereka bergabung dengan kelompok seni atau kegiatan pemerintah agar potensi mereka tersalurkan dan bisa menjadi peluang ekonomi.
Sementara itu, pengamen yang tidak memiliki identitas atau bukan warga Bontang akan dipertimbangkan untuk dipulangkan ke daerah asal.
Adapun pengamen yang meresahkan masyarakat akan menjalani pembinaan dengan pengawasan lebih ketat.
“Satpol PP saat ini juga sudah bergerak, karena Perda melarang aktivitas mengamen di jalan. Nantinya yang bermasalah akan kami bina secara khusus,” tegas Agus Haris. (adv/arp)
Editor : Nurismi