Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dukung Petani Lokal: Bantuan Pangan 51 Ribu KK di Berau Gunakan Beras Hasil Serapan Gabah Daerah

Beraupost • Selasa, 11 November 2025 | 09:30 WIB
DISALURKAN: Perwakilan Pemkab Berau menyalurkan secara simbolis bantuan pangan kepada salah satu kecamatan di Kabupaten Berau. (IZZA/BP)
DISALURKAN: Perwakilan Pemkab Berau menyalurkan secara simbolis bantuan pangan kepada salah satu kecamatan di Kabupaten Berau. (IZZA/BP)

BERAU POST – Sebanyak 51 ribu kepala keluarga (KK) di Kabupaten Berau kembali menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat.

Bantuan yang disalurkan melalui Perum Bulog Berau ini ditujukan bagi keluarga penerima manfaat di 13 kecamatan.

Kepala Bulog Berau, Lucky Ali Akbar mengatakan, bantuan tersebut merupakan program rutin pemerintah pusat yang disalurkan secara bertahap.

Untuk alokasi Oktober dan November tahun ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan.

“Program ini sudah berjalan sejak awal tahun dan beberapa kali disalurkan. Tujuannya untuk membantu masyarakat yang secara ekonomi terindikasi lemah,” jelasnya.

Adapun data penerima bantuan ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Bulog hanya bertugas menyalurkan sesuai daftar yang sudah diverifikasi pemerintah pusat.

Sementara Dinas Pangan Berau turut melakukan pemantauan dan pengecekan kualitas saat proses distribusi berlangsung.
“Bulog ini sifatnya hanya sebagai operator. Kami menyalurkan sesuai arahan pemerintah pusat. Untuk penentuan data penerima dan jadwal penyaluran, semuanya tergantung pemerintah, daerah” katanya.
Lucky menambahkan, selama 2023 hingga 2024 program bantuan pangan terus berjalan. Biasanya hanya berupa beras, namun kali ini ditambah minyak goreng sebagai komoditas tambahan.
“Baru tahun ini ada dua komoditas sekaligus. Kalau untuk tahun depan kami belum bisa memastikan apakah ada bantuan serupa atau tidak, karena tergantung kebijakan APBN dan pemerintah pusat,” ujarnya.
Pihaknya selalu siap menjalankan tugas dalam penyediaan dan penyaluran bantuan. Mulai dari pembelian gabah dari petani lokal, penyimpanan di gudang, hingga proses distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.
“Bulog siap membeli gabahnya, menyimpannya, dan menyalurkannya. Total komoditas yang disalurkan mencapai lebih dari 100 ton, seluruhnya merupakan beras produksi petani Berau,” tegasnya.
Keterlibatan Bulog dalam program ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok, tetapi juga memberi dampak positif bagi petani lokal. Pasalnya, beras yang disalurkan berasal dari hasil serapan gabah petani di daerah sendiri.
“Yang disalurkan ini beras asli Berau, hasil panen dari petani kita sendiri. Jadi dari petani sampai ke masyarakat, semuanya di Berau. Harapannya bisa menggerakkan ekonomi daerah,” harapnya. (aja/arp)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #bantuan pangan #perum bulog