Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bontang Kota Berwawasan Lingkungan: 4.000 Mangrove Ditanam untuk Perkuat Garis Pantai Berbas

Beraupost • Jumat, 7 November 2025 | 10:15 WIB
JAGA EKOSISTEM: Wakil Wali Kota Agus Haris menghadiri seremonial penanaman 4.000 pohon mangrove di kawasan Mangrove Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (6/11) pagi. (KMF/FIRMAN UNTUK BP)
JAGA EKOSISTEM: Wakil Wali Kota Agus Haris menghadiri seremonial penanaman 4.000 pohon mangrove di kawasan Mangrove Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (6/11) pagi. (KMF/FIRMAN UNTUK BP)

BERAU POST- Komitmen pelestarian lingkungan terus diperkuat di Kota Taman. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menghadiri seremonial penanaman 4.000 pohon mangrove yang diinisiasi oleh PT Badak LNG di kawasan Mangrove Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (6/11) pagi.

Kegiatan itu digelar dengan tema “AKSARA: Akar Pesisir Nusantara”, yang merefleksikan semangat menumbuhkan akar hijau kehidupan di wilayah pesisir sebagai warisan alam untuk generasi mendatang.

Turut hadir Plt. Camat Bontang Selatan, Lurah Berbas Pantai, serta Plt. President Director & CEO PT Badak LNG, Fery Sulistyo Nugroho, bersama jajaran manajemen perusahaan.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen PT Badak LNG yang secara konsisten menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), khususnya pada pilar lingkungan hidup.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar simbolik, namun merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan keberlanjutan lingkungan hidup,” ujar Agus Haris.

Ia menegaskan, penanaman ribuan mangrove ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan tutupan lahan hijau, menjaga keanekaragaman hayati, dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan pelestarian lingkungan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun menjadi bagian dari gerakan bersama masyarakat pesisir dalam menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam,” ucapnya.

“Karena menanam itu mudah, tetapi merawat dan memastikan tumbuhnya sampai besar, itulah tantangan kita bersama,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh pihak—baik pemerintah, perusahaan, komunitas, maupun masyarakat—untuk terus memperkuat kolaborasi menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kita buktikan bahwa Bontang bukan hanya kota industri, tetapi juga kota yang berwawasan lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. President Director & CEO PT Badak LNG, Fery Sulistyo Nugroho menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir.

“Penanaman 4.000 pohon mangrove ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keseimbangan alam dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,” ucap Fery.

Fery juga menambahkan, program ini merupakan bagian dari pilar lingkungan dalam Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Badak LNG, yang secara rutin dilaksanakan melalui kegiatan edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kami berharap, dengan kolaborasi seperti ini, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, PT Badak LNG berharap kawasan pesisir Berbas Pantai dapat menjadi contoh keberhasilan rehabilitasi ekosistem mangrove di Bontang.

Ribuan bibit yang ditanam diharapkan mampu memperkuat garis pantai, menjadi habitat satwa pesisir, sekaligus mendukung ketahanan lingkungan jangka panjang. (adv/arp)

Editor : Nurismi
#penanaman mangrove #Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris