BERAU POST – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau menggelar Seminar Relasi Media.
Bertema “Peran Dewan Pers dalam Menjaga Profesionalitas dan Kredibilitas Media di Era Digital” serta “Peran dan Kedudukan SPS sebagai Mitra Strategis Dewan Pers dan Pemerintah”, di ruang rapat Paris, Hotel Bumi Segah, Rabu (5/11).
Kegiatan ini dihadiri insan pers, perwakilan organisasi media, dan jajaran perangkat daerah.
Seminar tersebut menjadi wadah berbagi pandangan mengenai pentingnya kehadiran media yang profesional, kredibel, serta berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi menegaskan keberhasilan penyebaran informasi publik tidak lepas dari peran media.
Pemerintah daerah, katanya, justru sangat bergantung pada jurnalisme yang akurat dan berimbang.
“Informasi pembangunan bisa sampai ke masyarakat karena peran teman-teman pers,” ungkapnya.
Didi menambahkan, media tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap dalam aktivitas pemerintahan, melainkan bagian penting dalam menciptakan transparansi dan kontrol sosial.
Menurutnya, jurnalis adalah pihak yang memiliki kemampuan mengelola informasi secara luas dan bertanggung jawab.
Akurasi dan etika dalam penyajian berita pun penting dilakukan agar publik mendapat pemahaman yang benar terhadap program pemerintah.
“Teman-teman media adalah penguasa informasi. Berkat penyajian berita yang akurat, masyarakat mengetahui program dan perkembangannya dengan jelas,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Rusnan Hefni menyampaikan apresiasi terhadap peran media dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan.
Ia menilai, pemerintah dan media memiliki hubungan saling membutuhkan untuk memastikan pesan pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat,” ucapnya.
Rusnan juga menyoroti tantangan media di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia mengingatkan agar insan pers tetap berpegang pada prinsip dasar jurnalistik—verifikasi, akurasi, dan keberimbangan.
Di tengah maraknya disinformasi, kata dia, jurnalis dituntut menjadi penjaga kebenaran dan kepercayaan publik.
“Informasi yang disampaikan harus berbasis fakta dan data,” tuturnya.
Ia menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan media massa harus terus diperkuat agar kerja sama komunikasi publik berjalan efektif.
Kolaborasi yang baik, menurutnya, akan menjadi kunci dalam mempercepat keberhasilan pembangunan daerah.
“Semoga kolaborasi ini terus terjaga. Media memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah,” kuncinya.
Selain sesi pemaparan, kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari Dewan Pers dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang membahas etika jurnalistik, mekanisme verifikasi perusahaan pers, serta penguatan kelembagaan media di tingkat daerah.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Berau berharap muncul sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan media, agar penyebaran informasi publik dapat berlangsung secara profesional, transparan, dan berkelanjutan di era digital. (sen/arp)
Editor : Nurismi