Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Cegah Stunting di Masa Emas: Bontang Gelar Operasi Timbang Balita Tahap Kedua, Targetkan 10 Ribu Anak Terdata

Beraupost • Rabu, 5 November 2025 | 11:45 WIB
TAHAP DUA: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menimbang dan mengukur tinggi seorang anak. (NASRULLAH UNTUK BERAU POST)
TAHAP DUA: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menimbang dan mengukur tinggi seorang anak. (NASRULLAH UNTUK BERAU POST)

BERAU POST– Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali melaksanakan Operasi Timbang tahap kedua secara serentak di 15 Posyandu, Selasa (4/11).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, kegiatan ini berlangsung hingga Sabtu (8/11), dengan tujuan memperbarui data pertumbuhan balita dan mendeteksi dini potensi stunting baru di seluruh wilayah.

Fokus utama program ini adalah anak usia 0–2 tahun sebagai masa emas pertumbuhan. “Supaya ketika muncul stunting baru, kita bisa segera evaluasi,” ungkap Neni.

Sebelumnya, Operasi Timbang pertama pada Mei 2025 berhasil menjangkau 10 ribu balita.

Hasilnya, angka stunting menurun menjadi 1.219 anak dengan prevalensi 17,4 persen — penurunan tertinggi di Kalimantan Timur.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bontang melanjutkan Program Pemenuhan Makanan Tambahan (PMT) bagi balita berisiko stunting, dengan melibatkan kader Posyandu di setiap kelurahan.

“Metode jemput bola tetap digunakan agar semua balita terdata tepat waktu. Mereka timbang, ukur, dan catat semua data,” jelasnya.

Meski demikian, data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat angka stunting di Bontang masih sekitar 20 persen.

Karena itu, Wali Kota berharap kegiatan Operasi Timbang kali ini dapat menjangkau seluruh 10 ribu balita sasaran.

“Makanya saya minta BPS ikut memantau dan menghitung agar data Pemkot dan BPS bisa sinkron,” pungkas Neni. (adv/arp)

Editor : Nurismi
#pemkot bontang #cegah stunting