Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bangun Generasi Islam yang Mandiri, Apresiasi Seminar Kewirausahaan oleh BKDIB

Beraupost • Senin, 3 November 2025 | 11:30 WIB
SEMINAR: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat membuka Seminar Kewirausahaan Ekonomi Syariah.
SEMINAR: Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat membuka Seminar Kewirausahaan Ekonomi Syariah.

BERAU POST - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris membuka Seminar Kewirausahaan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Badan Koordinasi Da’wah Islam Bontang (BKDIB) di Ruang Pertemuan Lantai 1 Gedung MUI Bontang, Jalan HM. Ardans, Kelurahan Satimpo, Minggu (2/11) .

Kegiatan bertema “Mari Membangun Generasi Islam yang Mandiri dan Berdaya Saing Melalui Prinsip Ekonomi” ini dihadiri oleh pengurus BKDIB, perwakilan Forum Silaturahim Imam Masjid (FOSIMA), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), serta Pakar Ekonomi Syariah Nasional ICMI Pusat, Dr. Aslihan Burhan, selaku narasumber seminar.

Agus Haris pun menyampaikan apresiasi kepada BKDIB, atas gagasan menyelenggarakan seminar yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan para muballigh.

“Supaya memiliki semangat berwirausaha yang berlandaskan nilai-nilai syariah Islam. Nilai yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, amanah, dan keberkahan dalam setiap muamalah dan transaksi,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, di tengah maraknya praktik judi online, pinjaman online (pinjol), dan perilaku menyimpang lainnya.

Hal itu dinilai merusak nilai agama dan kebangsaan. Pemerintah bersama para ulama memiliki tanggung jawab moral untuk mengatasi fenomena tersebut.

“Pemerintah dan ulama adalah mitra strategis dalam membangun moral dan karakter masyarakat. Pemerintah bisa membangun infrastruktur, tetapi pembinaan akhlak adalah tanggung jawab bersama, terutama para ustaz dan ustazah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Kota Bontang, antara lain perbaikan jalan dan fasilitas umum, pemberian seragam gratis bagi siswa, serta insentif bagi RT, guru swasta, dan penggiat agama sebesar Rp 2 juta.

Selain itu, pemerintah mendukung program nasional seperti Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis, serta tengah menyiapkan pengaktifan Koperasi Merah Putih di Bontang sesuai arahan pemerintah pusat.

Agus juga menyoroti tantangan sosial seperti peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang bahkan telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar. Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membina anak.

Dalam konteks kebersamaan ormas Islam, dirinya menyebut BKDIB sebagai “rumah besar umat Islam di Bontang” yang menaungi berbagai organisasi seperti NU, Muhammadiyah, BKPRMI, dan FOSIMA.

“Kita semua beriman kepada Tuhan yang sama, Allah SWT. Tidak perlu berdebat soal perbedaan, karena yang terpenting adalah bagaimana kita bersama membangun umat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agus mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan ormas Islam untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekonomi syariah di Kota Bontang.

Acara ini menjadi inisiatif BKDIB yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga dan perusahaan, dan akan dilanjutkan dengan program lanjutan seperti Rumah Sosial Ekonomi serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di bawah bidang mereka.

Melalui seminar ini, pemerintah berharap tumbuh lebih banyak wirausaha muslim yang beretika dan produktif, serta masyarakat yang memahami pentingnya ekonomi berbasis syariah sebagai landasan menuju pembangunan ekonomi daerah yang berkeadilan, aman, tertib, agamis, dan nyaman.(adv/arp)

 

Editor : Nurismi
#seminar kewirausahaan #Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris #pemkot bontang