Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pemkot Bontang Gelar FGD Manajemen Energi: Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

Beraupost • Sabtu, 1 November 2025 | 08:15 WIB
MANAJEMEN ENERGI: Pemkot Bontang saat melaksanakan FGD Manajemen Energi di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/10) pagi. (KMH-RIAWAN UNTUK BP)
MANAJEMEN ENERGI: Pemkot Bontang saat melaksanakan FGD Manajemen Energi di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/10) pagi. (KMH-RIAWAN UNTUK BP)

BERAU POST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan.

Dengan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Energi di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/10) pagi.

Kegiatan itu dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adi Cahyono, mewakili Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Sony menegaskan, energi merupakan urat nadi pembangunan. Hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari rumah tangga, transportasi, hingga industri, sangat bergantung pada ketersediaan energi.

Namun di sisi lain, sumber daya energi semakin terbatas, sementara kebutuhan terus meningkat.

“Kondisi ini menuntut kita untuk mengubah cara pandang, dari sekadar menggunakan energi menjadi mengelola energi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kota industri dan jasa yang terus bertumbuh, Bontang memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan energi.

Menurutnya, pelaksanaan FGD ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kota Bontang sebagai daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Melalui forum ini, kami berharap dapat membangun sistem manajemen energi yang terintegrasi dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kota Bontang,” ucapnya.

“Dengan demikian, kita dapat menyusun rencana dan kebijakan energi yang efektif serta efisien, sebagai bentuk implementasi visi Kota Bontang yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengimbau seluruh aparatur pemerintah agar lebih peduli terhadap hemat energi.

Dengan langkah sederhana seperti mematikan lampu dan peralatan setelah digunakan, serta memeriksa kondisi peralatan sebelum meninggalkan tempat kerja.

Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus perwakilan dari Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Bagian Ekonomi Setda Kota Bontang, Defri Kurniawan menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran aparatur pemerintah terhadap pentingnya penerapan manajemen energi di lingkungan kerja.

“FGD ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola energi secara efisien, sekaligus mendorong terbentuknya sistem manajemen energi di lingkungan Pemkot Bontang,” terang Defri.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan komitmen bersama antar perangkat daerah dalam upaya menekan pemborosan energi, serta mendukung kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

FGD ini menghadirkan tiga narasumber ahli, yaitu Eko Sudarmawan, dan Catur Wahyu Prasetyo dari Direktorat Konservasi Energi Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI).

Abdullah, dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur, serta Azis Pusakantara selaku peninjau dari Institute for Natural Resources, Energy, and Environmental Management (IREEM) Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh Kasubbag Umum dan delegasi dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, dan Kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Melalui FGD ini, Pemerintah Kota Bontang berharap lahir komitmen nyata dalam pengelolaan energi yang hemat, cerdas, dan berkelanjutan, guna mendukung arah pembangunan kota sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara. (adv/arp)

Editor : Nurismi
#Manajemen Energi #pemkot bontang