Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bontang Selatan Raih Juara Umum MTQH ke-18 Bontang, Wali Kota Neni Tutup Acara di Stadion Bessai Berinta

Beraupost • Jumat, 31 Oktober 2025 | 09:45 WIB
PENTUPAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan piala bergilir kepada kafilah Bontang Selatan yang menjuarai MTQH ke-18. (PROKOMPIM BONTANG UNTUK BERAU POST)
PENTUPAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan piala bergilir kepada kafilah Bontang Selatan yang menjuarai MTQH ke-18. (PROKOMPIM BONTANG UNTUK BERAU POST)

BERAU POST - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menutup Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-18 Tingkat Kota Bontang Tahun 2025 di Arena MTQ Stadion Bessai Berinta, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (29/10).

Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari.

Sekretaris Daerah Kota Bontang sekaligus Ketua LPTQ Kota Bontang, Aji Erlynawati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Muhammad Hamzah, Ketua MUI Kota Bontang, Misbahul Munir.

Serta perwakilan Forkopimda, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, perusahaan dan perbankan, para camat, lurah, serta dewan hakim dan panitera Kota Bontang.

Dengan mengusung tema "Bontang Berbenah, Al-Quran Petunjuk Arah", MTQH ke-18 ini digelar sejak 25 hingga 28 Oktober 2025, melombakan berbagai cabang seperti Tilawah, Tahfidz, Tafsir, Syarhil Qur'an, Fahmil Qur'an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an dan Hadits, Khot, serta Qasidah Rebana.

Perlombaan tersebar di enam lokasi di Kota Bontang, termasuk arena utama di Stadion Bessai Berinta dan Gedung Baitul Quran.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan MTQH tahun ini serta apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia.

"Alhamdulillah, pelaksanaan MTQH ke-18 Kota Bontang berjalan dengan lancar dan sukses. Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta, terutama kepada Kecamatan Bontang Selatan yang berhasil menjadi juara umum,” ujar Wali Kota.

la juga memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperdalam nilai-nilai keimanan.

"Bagi yang belum meraih kemenangan, jangan berkecil hati. Jadikan MTQH ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Al-Qur'an dan Hadits," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan Pemerintah Kota Bontang tetap berkomitmen menjalankan 120 program RPJMD, meski menghadapi penurunan transfer keuangan daerah.

Fokus pembangunan diarahkan pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan pelayanan dasar masyarakat.

"Kami ingin memastikan tidak ada anak Bontang yang putus sekolah. APBD Kota Bontang tetap mengalokasikan 20 persen anggarannya untuk pendidikan," ucapnya.

la juga menyebut pemerintah telah memberikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SMP di Kelurahan Guntung dan Rawa Indah.

"Anak-anak Bontang harus rajin belajar, punya cita-cita tinggi, dan menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, serta emosional," pesannya kepada generasi muda.

Dalam bidang lingkungan, Wali Kota kembali mengingatkan pentingnya Gerakan Gesit (Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku).

Ia juga membawa kabar gembira bahwa Kota Bontang akan menerima hibah teknologi Waste to Energy dari Jeju, Korea Selatan, senilai ratusan miliar rupiah.

"Bontang menjadi kota pertama di Indonesia yang mendapat hibah Waste to Energy dari Jeju. Energi dari pengelolaan sampah ini akan dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik di kawasan Bontang Lestari," jelas Neni.

Selain itu, ia menyampaikan pengelolaan sampah di Bontang kini telah dinilai setara dengan sistem pengelolaan sampah di Jeju, Korea Selatan.

"Mari kita jaga kebersihan kota dan biasakan memilah sampah organik dan non-organik mulai dari rumah," ajaknya.

Prestasi membanggakan juga diraih Kota Bontang sebagai Kota Menuju Smart City Terbaik Pertama versi Kementerian Kominfo dan penerima Penghargaan Nasional Smart City Award.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan penghargaan bagi para juara MTQH ke-18.

Juara pertama di masing-masing kategori menerima hadiah sebesar Rp7 juta, disesuaikan dengan jenis lomba.

"Bagi para pemenang, teruslah meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Alquran dan Hadits. Dan bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai ladang pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT," tuturnya penuh haru.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kafilah Kecamatan Bontang Selatan ditetapkan sebagai Juara Umum MTQH ke-18 Kota Bontang dengan total nilai 235 poin, disusul oleh Kecamatan Bontang Barat di peringkat kedua dan Bontang Utara di posisi ketiga.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk memperdalam makna salat dan memperkuat spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita doakan agar Kota Bontang senantiasa menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang baik, aman, dan diberkahi Allah SWT," ucapnya.

Sebagai penutup, acara MTQH ke-18 Tahun 2025 semakin semarak dengan penampilan bintang tamu asal ibu kota, Fatin Shidqia Lubis, yang membawakan lagu-lagu religi, menambah suasana haru dan kebanggaan bagi seluruh warga Bontang. (adv/arp)

 

Editor : Nurismi
#mtq #pemkot bontang