Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bontang City Carnival 2025: Rayakan Hari Jadi ke-26 dengan Pertumbuhan Ekonomi Non-Migas Tertinggi Kaltim

Beraupost • Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (DISKOMINFO PEMKOT BONTANG UNTUK BERAU POST)
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (DISKOMINFO PEMKOT BONTANG UNTUK BERAU POST)

BERAU POST - Perayaan Hari Jadi ke-26 Kota Bontang berlangsung meriah dan penuh semangat persatuan melalui pembukaan Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025 pada Sabtu (25/10) lalu.

Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Ahmad Yani, antusias menyaksikan unjuk kreativitas dan kebudayaan dari 108 kontingen peserta yang melibatkan komunitas, instansi, hingga perusahaan.

Sorak meriah penonton menjadi penanda tingginya kecintaan masyarakat pada agenda tahunan ini.

Acara pembukaan dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, yang bertindak meresmikan BCC 2025.

Turut hadir pula Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, serta unsur Forkopimda dan tokoh penting, termasuk mantan Wali Kota Bontang sekaligus Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam.

Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud mengapresiasi kekompakan masyarakat Bontang dalam menjaga keamanan dan memajukan daerah.

Sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah secara kolaboratif.

“Bontang adalah kota yang memiliki potensi besar dan menjadi kebanggaan Kalimantan Timur. Mari bersama kita jaga dan majukan kota ini untuk masa depan yang lebih sejahtera,” tuturnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kecerdasan intelektual dan spiritual masyarakat.

Neni juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian ekonomi Bontang yang terus berkembang pesat.

“Pertumbuhan ekonomi non-migas Bontang tercatat mencapai 9,8 persen, angka ini tertinggi di Kalimantan Timur, bahkan melebihi target nasional Indonesia Emas 2045,” tegas Wali Kota Neni.

Pemkot berkomitmen menjadikan BCC sebagai momentum untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sektor industri dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain BCC, pemerintah daerah akan terus mengembangkan berbagai event seni dan hiburan untuk menggali potensi generasi muda dan menggerakkan ekonomi kreatif.

Beragam kegiatan, seperti festival band dan lomba tari dihadirkan sebagai ruang ekspresi masyarakat, serta upaya nyata meningkatkan kesejahteraan pelaku seni dan UMKM.

Dengan semangat kebersamaan dan keberagaman budaya yang ditunjukkan dalam pawai, Bontang City Carnival 2025 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas Bontang sebagai kota jasa yang maju, berkelanjutan, dan berdaya saing menuju masa depan yang lebih baik. (*/adv)

Editor : Nurismi
#Hari Jadi Bontang #pemkot bontang #Bontang City Carnival