Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Wabup Berau Minta Peran Perusahaan Bantu SMP 1 Segah yang Terbakar

Beraupost • Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:05 WIB
KUNJUNGI SEKOLAH TERBAKAR: Wakil Bupati Berau Gamalis meninjau SMP 1 Segah pascakebakaran pekan lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
KUNJUNGI SEKOLAH TERBAKAR: Wakil Bupati Berau Gamalis meninjau SMP 1 Segah pascakebakaran pekan lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST– Peristiwa kebakaran yang melanda SMP 1 Segah beberapa pekan lalu menjadi perhatian serius Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis.

Ia menyoroti kondisi pascakebakaran yang menyebabkan proses belajar-mengajar terganggu secara signifikan.

Menurut Gamalis, pelajar saat ini terpaksa menjalani kegiatan belajar dengan duduk lesehan di lantai, karena sebanyak delapan kelas, termasuk meja dan kursi, ludes terbakar.

“Ini bukan hanya soal bangunan yang terbakar, tapi bagaimana anak-anak kita bisa tetap belajar di tengah keterbatasan,” katanya.

“Mereka sekarang belajar dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, tanpa meja dan kursi. Ini sungguh menyayat hati,” tambah Gamalis saat melakukan kunjungan beberapa waktu lalu.

Melihat kondisi itu, Wakil Bupati mengajak dan meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Segah maupun sekitarnya, agar tidak menutup mata terhadap musibah tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta perusahaan dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial (CSR) kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Minimal bantu sediakan meja belajar lesehan atau kebutuhan darurat lainnya untuk para siswa,” pintanya.

Ia juga menyinggung bahwa dunia pendidikan adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya milik pemerintah.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi generasi masa depan.

Pemerintah Kabupaten Berau, lanjut Gamalis, siap menjadi jembatan antara sekolah terdampak dan pihak-pihak yang ingin menyalurkan bantuan.

Ia bahkan membuka ruang koordinasi bagi perusahaan yang ingin menyalurkan CSR-nya secara tepat sasaran.

“Silakan koordinasi dengan dinas pendidikan, atau kecamatan. Kami akan bantu arahkan ke sekolah. Jangan tunggu diminta, kalau memang ada niat baik,” ungkapnya.

Gamalis berharap agar semua elemen, termasuk para pelaku usaha, bisa melihat sektor pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan Berau.

“Anak-anak ini calon pemimpin kita. Kalau hari ini mereka belajar dalam kondisi tak layak, bagaimana kita bisa berharap mereka tumbuh jadi generasi unggul,” tutup Gamalis.(aky/adv/arp)

 

Editor : Nurismi
#segah #kebakaran #csr perusahaan #sekolah #pemkab berau