Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Disdik Berau Gelar Lomba Apresiasi Siswa, Siapkan Bahasa Banua Jadi Kurikulum Muatan Lokal 2026

Beraupost • Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:50 WIB
LANGKAH AWAL: Salah seorang pelajar mengikuti lomba apresiasi siswa yang diselenggarakan Disdik Berau, untuk memperkenalkan Bahasa Banua di lingkungan sekolah. (IZZA/BP)
LANGKAH AWAL: Salah seorang pelajar mengikuti lomba apresiasi siswa yang diselenggarakan Disdik Berau, untuk memperkenalkan Bahasa Banua di lingkungan sekolah. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau menggelar lomba apresiasi siswa tingkat SD, SMP, SMA hingga pendidikan nonformal, dengan fokus pada pelestarian Bahasa Banua.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 21 hingga 23 Oktober di UPT SPNF SKB Berau.

Sekretaris Disdik Berau, Ali Syahbana mengatakan, lomba tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan penerapan Bahasa Banua, sebagai muatan lokal di sekolah mulai tahun 2026.

Sesuai Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2025, Bahasa Banua akan mulai diajarkan di tingkat SD dan SMP.

“Lomba ini salah satu langkah untuk memperkenalkan Bahasa Banua ke sekolah-sekolah, supaya nanti ketika diterapkan sebagai kurikulum, para siswa dan guru sudah siap,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, terdapat empat jenis lomba yang dilaksanakan, yakni lomba baca puisi, bekissa (bercerita), pidato, dan drama, seluruhnya menggunakan Bahasa Banua.

Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C.

Menurut Ali, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi ajang apresiasi budaya dan pembinaan bagi generasi muda agar mencintai bahasa daerahnya sendiri.

“Kita ingin Bahasa Banua bisa membumi di sekolah-sekolah. Karena bahasa ini bagian dari identitas daerah yang harus dijaga,” katanya.

Disdik Berau juga berupaya memastikan pelaksanaan kurikulum Bahasa Banua ke depan bisa berjalan optimal, dengan dukungan tenaga pendidik yang mumpuni.

Karena itu, pihaknya sudah memberikan pelatihan bagi guru Bahasa Indonesia agar mereka juga bisa mengajarkan Bahasa Banua kepada para siswa.

“Kami sudah memberikan pelatihan guru Bahasa Indonesia supaya mereka mengenal dan bisa mengajarkan Bahasa Banua. Karena saat ini kamus Bahasa Banua juga sudah tersedia,” terangnya.

“Daerah yang masyarakatnya masih banyak menggunakan Bahasa Banua kita berdayakan untuk mengajarkan kepada para guru Bahasa Indonesia," sambungnya. (aja/arp)

Editor : Nurismi
#bahasa #Banua #Disdik Berau #Kabupaten Berau