Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Efisiensi Anggaran: UKPBJ Berau Rampungkan 448 Paket Pengadaan APBD 2025 Lebih Awal

Beraupost • Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:50 WIB
Kepala UKPBJ Setkab Berau, Jimmy Arwi Siregar. (SENO/BP)
Kepala UKPBJ Setkab Berau, Jimmy Arwi Siregar. (SENO/BP)

BERAU POST – Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau mencatat pelaksanaan pengadaan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025 telah hampir seluruhnya rampung.

Hingga akhir September lalu, progres pengadaan mencapai lebih dari 99 persen.

Kepala UKPBJ Setkab Berau, Jimmy Arwi Siregar menyampaikan seluruh paket pengadaan murni APBD TA 2025 sudah diselesaikan pada Agustus lalu. Hanya sebagian kecil yang masih berjalan hingga September.

“Untuk APBD TA 2025, pengadaan anggaran murni sudah selesai di Agustus. Ada beberapa yang tertinggal di bulan September, tapi tidak sampai 1 persen,” jelasnya, Sabtu (19/10).

Jimmy mengungkapkan, total paket pengadaan mencapai 448 paket, terdiri dari 209 paket tender konstruksi dan 239 paket seleksi jasa konsultansi. Seluruhnya telah melalui tahapan evaluasi dan proses lelang sesuai aturan yang berlaku.

“Dari total itu, semua sudah melalui mekanisme sesuai ketentuan, baik tender konstruksi maupun jasa konsultansi,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelesaian pengadaan lebih cepat ini merupakan hasil koordinasi yang baik antara UKPBJ dengan organisasi perangkat daerah (OPD) pengusul kegiatan.

Melalui pengadaan yang selesai lebih awal, diharapkan proses pelaksanaan kegiatan fisik maupun nonfisik pada 2025 dapat dimulai lebih cepat.

“Kami dorong percepatan agar kegiatan bisa berjalan efektif sejak awal tahun anggaran,” katanya.

Penyelesaian pengadaan lebih awal juga dinilai menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau untuk meningkatkan kinerja penyerapan anggaran dan memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Kalau pengadaan selesai lebih awal, otomatis realisasi kegiatan di lapangan bisa lebih cepat dan efisien,” terang Jimmy.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pembenahan sistem dan pengawasan internal untuk menghindari potensi keterlambatan di masa mendatang.

“Kami terus berbenah agar proses pengadaan semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. (sen/arp)

Editor : Nurismi
#pengadaan #apbd #pemkab berau