BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bergerak cepat pascamusibah kebakaran yang melanda SMP 1 Segah.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis meninjau kondisi bangunan sekolah yang hangus dilalap api, sekaligus memastikan langkah penanganan selanjutnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gamalis menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa dunia pendidikan di Kecamatan Segah itu.
Pemkab Berau akan segera melakukan evaluasi dan mengupayakan percepatan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak.
“Ini harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta instansi terkait, agar proses perencanaan dan penganggaran dapat berjalan cepat,” ujar Gamalis saat ditemui di lokasi, kemarin.
Menurutnya, apabila anggaran pembangunan masih dapat dimasukkan dalam anggaran perubahan tahun ini, maka akan dimasukkan dalam anggaran tahun depan. Dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp 7 miliar.
“Itu baru perkiraan sementara. Nanti akan dilakukan kajian teknis lebih detail untuk menentukan kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.
“Kami berharap ini menjadi pembelajaran bersama. Sekolah-sekolah perlu lebih memperhatikan aspek keamanan, termasuk kesiapan alat pemadam kebakaran dan sistem listrik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP 1 Segah, Rudi Sunarto menjelaskan, kebakaran tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas belajar mengajar.
Dari total 575 siswa, sekitar 200 siswa terdampak langsung akibat delapan ruang kelas yang terbakar.
“Untuk sementara, kami akan berupaya mengatur sistem belajar lesehan dan memanfaatkan ruangan yang tersisa. Tapi kami sangat berharap agar proses pembangunan bisa segera terealisasi,” ungkap Rudi.
Ia menambahkan, dukungan dari pemerintah daerah sangat diharapkan agar para murid bisa segera kembali belajar seperti sedia kala.
“Anak-anak semangatnya luar biasa, meskipun dalam keterbatasan. Kami hanya ingin mereka bisa kembali mendapatkan fasilitas belajar yang layak,” imbuhnya. aky/arp)
Editor : Nurismi