Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pemprov Rehabilitasi 150 Rumah di PPU, Tahun Depan Naik Rp35 Juta per Unit

Beraupost • Kamis, 18 September 2025 | 13:30 WIB
SIMBOLIS: Gubernur Harum menyerahkan secara simbolis bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada salah satu warga Jenebora, PPU. (AHMAD RIYANDI/ADPIMPROV KALTIM)
SIMBOLIS: Gubernur Harum menyerahkan secara simbolis bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada salah satu warga Jenebora, PPU. (AHMAD RIYANDI/ADPIMPROV KALTIM)

BERAU POST – 150 rumah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur pada tahun 2025 ini.

Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan program bedah rumah (rehabilitasi) ini guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Benua Etam.

“Per unitnya dapat bantuan Rp25 juta. Tahun depan Rp35 juta per unit,” sebut Gubernur Harum usai menyerahkan bantuan program kepada Sahabudin dan Alimudin di Kelurahan Jenebora Kecamatan Penajam, Rabu (17/9).

Penyediaan rumah yang layak huni, sehat dan aman, lanjut Gubernur merupakan upaya memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

“Bunda (Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum) juga mendapat program untuk Kaltim jumlahnya 1.500 rumah,” ungkap Gubernur Harum.

Selain pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kaltim dan kabupaten kota, Gubernur berharap perusahaan tambang dan perkebunan ikut berkontribusi dalam program pembangunan/rehabilitasi rumah layak huni se-Kalimantan Timur.

“Perusahaan ini kan ada TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan). Mereka bisa manfaatkan itu untuk bedah rumah,” tegas Gubernur.

Ia menyarankan agar perusahaan yang menyalurkan program TJSL maupun dana corporate sosial responsibility (CSR) melakukan rehabilitasi rumah dengan bahan selain kayu.

“Kami menyarankan perusahaan tidak menggunakan kayu. Selain mahal, langka juga tidak tahan lama,” sebutnya.

“Sebaiknya bahan beton (semen),” sambung Gubernur Harum.

Saat penyerahan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni, Gubernur Harum didampingi Wagub Seno Aji dan Bupati PPU Mudiyat Noor. (yans/sul/ky/adv/arp)

Editor : Nurismi
#rumah tidak layak huni #pemprov kaltim #CSR