BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan kampung melalui penguatan kapasitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kampung.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bagi LPM kampung di wilayah Kabupaten Berau, di Ruang RPJPD Bapelitbang, Selasa (12/8).
Gamalis menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, karena merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola LPM kampung yang profesional dan akuntabel, utamanya dalam menjalankan fungsinya sebagai mitra strategis pemerintahan kampung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas ini,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, LPM kampung adalah wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung.
Lembaga ini memiliki peran penting dalam membantu pemerintah kampung menyusun perencanaan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan, serta meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.
Dengan peran tersebut, Gamalis menekankan keberadaan LPM merupakan bagian yang sangat penting dalam perjalanan pemerintahan kampung.
LPM juga dinilai sangat berpengaruh terhadap kualitas pembangunan kampung agar dapat bergerak lebih maju.
Hal ini sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.
“Untuk itu, segenap pengurus LPM diharapkan memiliki kompetensi, kemampuan, kapasitas, dan kapabilitas yang mumpuni untuk menjalankan roda pemerintahan kampung bersama perangkat kampung lainnya,” terangnya.
Ia menyebut pelatihan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan kampung yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan kampung juga sebagai ujung tombak pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal, tanpa sinergi yang baik antara pemerintah kampung dan elemen masyarakat.
“Untuk itu, yang terhimpun dalam LPM, saya harapkan menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan kepala kampung, aparatur kampung, dan komponen masyarakat kampung,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya mencegah perselisihan yang dapat merugikan masyarakat. Semua perangkat kampung diharapkan dapat bekerja secara kompak, menjaga ketenteraman, serta memperkuat komunikasi dan kesepahaman dalam setiap program pembangunan.
“Saya tekankan kepada LPM dan kepala kampung agar menyatukan persepsi, membangun komunikasi yang baik, dan berkomitmen melaksanakan pembangunan kampung yang benar-benar menyentuh kebutuhan dan potensi kampung,” pesannya.
Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi pengurus LPM dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Serta mengingatkan agar tidak lelah meningkatkan kapasitas diri.
“Bekerjalah dengan hati, dan selalu ikhlas melayani. Insyaallah, pahala besar menanti,” tutupnya. (aja/adv/arp)
Editor : Nurismi