BERAU POST – Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum) berkunjung ke Bontang Mangrove Park, sekaligus bersilaturahmi dengan rombongan kunjungan kerja (kunker) reses Komisi IV DPR RI di Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (11/8).
Rombongan kunker reses dipimpin Ketua Tim/Wakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto, didampingi Wakil Ketua Komisi IV, Ahmad Yohan bersama anggota lainnya.
Gubernur Harum menyampaikan apresiasi atas kunker reses Komisi IV DPR ke kota industri pengolah pupuk dan LNG Bontang.
“Jarang sekali anggota DPR kunjungan ke Kota Bontang, baru Komisi IV dan pernah Komisi VII,” kata Gubernur Harum.
Keberadaan Bontang Mangrove Park di pusat industri Benua Etam di Taman Nasional Kutai, diakui Harum bukti kuat komitmen pemerintah dalam pelestarian alam dan lingkungan.
“Bontang Mangrove Park ini adalah bukti kepedulian kita terhadap ekosistem lingkungan dan kehidupan,” ungkap Harum.
Orang nomor satu Benua Etam ini pun mengingatkan betapa banyak program yang bisa dikerjasamakan pemerintah pusat dengan Komisi IV DPR di daerah.
Terlebih Kaltim memiliki kawasan hutan 12,5 juta hektare yang potensial untuk dilakukan kegiatan pertanian dan kehutanan.
“Lahan Kaltim merupakan sumber ekonomi dan sumber ekonomi yang tadinya mengandalkan unrenewable menjadi renewable,” beber Harum.
Potensi lainnya, lanjut Harum, pengembangan tanaman polonia di lahan eks tambang batu bara yang saat ini tersebar di kabupaten dan kota se-Kaltim, termasuk lahan reklamasi.
Tanaman polonia sekali tanam tumbuh 10 tahun dan bisa dipanen sebanyak enam kali dengan nilai ekonomi tinggi.
“Polonia ini lima bahkan sepuluh kali lebih baik dari kelapa sawit. Polonia menjadi energi baru terbarukan dan ramah lingkungan,” tegas Harum.
Dirinya pun meyakini tanaman polonia sangat potensial dikembangkan di Kaltim, sekaligus sumber pendapatan baru negara.
“Saya rasa ini sangat bagus. Mudah-mudahan suara Kaltim bisa disuarakan Komisi IV DPRRI ke pemerintah pusat,” harap Harum.
Ketua Tim/Wakil Ketua Komisi IV DPR, Panggah Susanto mengakui komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Kami terima kasih Pak Gubernur. Ini bukti kuat pemerintah daerah seiring pesatnya kegiatan ekonomi,” ujarnya.
Silaturahmi dirangkai penanaman pohon oleh Komisi IV DPR, Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kota Bontang dan UPT Kemenhut di Taman Nasional Kutai (TNK) bersama Direktur Pengelolaan Jasa Lingkungan Kementerian Kehutanan, Dr Nandang Prihadi dan Direktur Rehabilitasi Mangrove.
Dr Ristianto Pribadi Direktur Pembenihan dan Tanaman Pangan dan Pelatihan Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian, serta Kepala Balai UPT Kementerian Kehutanan Region Kaltim.
Hadir Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Kepala Balai TNK Syaiful Bahri, Kepala BKSDA Kaltim M Ari Wibawanto, Kepala BPDAS Mahakam Berau Rintan Nilaywati, Kepala Balai PS Kutai Kartanegara Mochlis, pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kaltim. (yans/sul/ky/adv/arp)
Editor : Nurismi