BERAU POST – Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Kaltimtara dan Pemprov Kaltim terus berjuang agar kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat mendapat restu pemerintah pusat untuk diusulkan menjadi warisan budaya nasional, bahkan dunia. Supaya menjadi Taman Bumi (Geopark) Sangkulirang Mangkalihat.
“Saya sangat tertarik dengan Karst Sangkulirang Mangkalihat yang berada di Kabupaten Kutai Timur dan Berau. Ini menandakan bahwa ternyata kebudayaan di Kaltim sudah berlangsung sangat lama sekali,” kata Wagub Seno Aji saat menerima audiensi jajaran YKAN Kaltimtara di Ruang Rapat Wagub Kaltim, lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (6/8).
Bentang Alam Karst (BAK) di Kutim dan Berau di dalamnya terdapat gambar-gambar telapak tangan purba yang menghiasi dinding-dinding goa. Umurnya mencapai puluhan ribu tahun. Bagi Kaltim ini sangat membanggakan.
“Oleh karena itu, kita harus terus dorong secara serius agar menjadi warisan budaya nasional maupun warisan dunia sebagai taman bumi atau geopark di Kaltim,” ucap Wagub.
Seno Aji mengatakan akan segera menyampaikan perihal ini kepada Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) untuk segera menandatangani surat rekomendasi dan bisa segera melanjutkan pengusulan kepada pemerintah pusat, untuk mewujudkan kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat menjadi geopark.
“Setidaknya langkah kita nyata. Ini kita lakukan dalam upaya bisa mewujudkan Geopark Sangkulirang Mangkalihat terjadi di Kaltim,” harap Wagub.
Ia berharap kelak Geopark Sangkulirang Mangkalihat direstui UNESCO dan akan lebih banyak mengundang kehadiran wisatawan mancanegara untuk datang melihat taman bumi tersebut.
“Ini juga menjadi tantangan. Bukan sekadar melihat sebagai warisan geologi, tetapi bagaimana kawasan sekitarnya bisa menstimulus ekonomi masyarakat dan mendorong peningkatan pendapatan daerah,” harapnya.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setprov Kaltim, Ujang Rachmad memaparkan Pemprov Kaltim sejak tahun 2019 telah mengusulkan ditetapkannya Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Berbagai proses sudah dilalui sejak 2019 hingga 2025.
Senior Manager YKAN Kaltimtara, H Niel Makinuddin didampingi Manager Protected Area and Community YKAN Taufiq Hidayat menjelaskan berbagai proses dan persyaratan yang telah dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan Geopark Sangkulirang Mangkalihat.
Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Anwar Sanusi, Tim Komunikasi YKAN Retno Sari serta perwakilan Bappeda Kaltim, Dinas Pariwisata Kaltim, Dinas Kehutanan Kaltim, Dinas ESDM Kaltim dan Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim. (mar/sul/ky/adv/arp)
Editor : Nurismi