Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Permudah Akses Ekonomi dan Wisata, Gubernur Minta Jalan Sawit EBL Dikelola Negara

Beraupost • Senin, 21 Juli 2025 | 12:10 WIB

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (RIAN/ADPIMPROV KALTIM)
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (RIAN/ADPIMPROV KALTIM)


BERAU POST – Sepanjang 38 kilometer (Km) jalan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Etam Bersama Lestari/EBL di Desa Pelawan Kecamatan Sangkulirang Kutai Timur, telah dipakai secara umum.

“Kami negosiasi agar jalan dikelola pemerintah sehingga terkoneksi lewat pantai (pesisir),” kata Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum), menanggapi laporan Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, saat kunjungan kerja ke wilayah Utara Kaltim di Simpang 46 Berau, Senin (14/7).

Percepatan penanganan jalan milik perusahaan dikelola negara menurut Harum, agar jarak ditempuh tidak jauh dan distribusi barang, jasa dan orang dari Berau ke Kutim terus Bontang hingga Samarinda maupun sebaliknya semakin cepat dan mudah.

Pantai atau pesisir dimaksud Gubernur Harum adalah kawasan Bidukbiduk yang merupakan objek wisata dan Talisayan hingga Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

“Pastikan jalan perusahaan yang akan dikelola pemerintah akan memberi keuntungan pihak perusahaan dan masyarakat,” tegas Harum.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda menyebutkan batas dari Kabupaten Kutai Timur di daerah Sangkulirang sampai simpang Lenggok Berau sepanjang 98 Km.

Di mana ada sekitar 38 km jalan di dalamnya masuk areal kebun kelapa sawit atau lahan kebun PT EBL Desa Pelawan Kecamatan Sangkulirang Kutai Timur.

“Jalan sepanjang 38 Km masuk areal milik perusahaan, tapi dipakai secara umum atau jalur transportasi masyarakat,” ungkapnya.

Nanda menjelaskan, sejauh ini sudah ada komunikasi pemerintah daerah dengan pihak perusahaan. “Namun ketika realisasi di lapangan, pihak EBL belum memberi kepastian,” jelasnya.

Jalan sepanjang 38 Km merupakan jalan angkutan sawit dan akan dilintasi dari Jembatan Sungai Nibung Kutai Timur hingga Simpang Lenggok Berau.

“Kami harus berkomunikasi lebih intensif ke perusahaan Pak Nanda,” saran Gubernur Harum.(yans/sul/ky/adv/arp)

Editor : Nurismi
#kutai timur #Gubernu Kaltim Harum #pemprov kaltim #jalan