BERAU POST – Upaya perbaikan layanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus digenjot.
Salah satunya lewat kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Indeks Inovasi Daerah tahun 2025 yang digelar untuk mendorong perangkat daerah menghasilkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan terobosan yang berdampak nyata terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah dituntut untuk terus melakukan pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kebijakan yang kreatif, inovatif, dan dapat diimplementasikan dengan baik.
“Kita semua menyadari bahwa inovasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan, terlebih di tengah kompetisi dan tuntutan pelayanan yang semakin tinggi,” ujarnya.
Gamalis menyebut, capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Berau tahun 2024 yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih tergolong rendah.
Dengan perolehan skor 32,37 poin, ia berharap semua pihak dapat menjadikan hal tersebut sebagai dorongan untuk melakukan perbaikan.
“Tentu ini menjadi perhatian kita bersama. Saya mengajak seluruh perangkat daerah dan instansi untuk lebih fokus menggali potensi inovasi yang dapat kita kembangkan ke depan," ucapnya.
Skor ini, katanya, harus bisa ditingkatkan lagi sebagai wujud komitmen kita dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi terhadap penilaian inovasi di tahun sebelumnya.
Ia menegaskan pentingnya peran operator teknis untuk memahami tata cara penginputan dalam aplikasi Indeks Inovasi Daerah.
“Saya minta para operator bisa memahami sistemnya, karena data dan pelaporan yang akurat akan sangat menentukan. Aplikasi ini bukan hanya alat pelaporan, tapi bagian dari strategi peningkatan mutu pelayanan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan sosialisasi dan bimtek ini dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi-inovasi baru, baik dalam sektor publik, pengelolaan pemerintahan, maupun pelayanan masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memacu ide-ide yang segar dan realistis. Inovasi bukan sesuatu yang besar dulu, tapi bisa dimulai dari hal kecil yang memberi manfaat luas,” paparnya. (aja/arp)
Editor : Nurismi