Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kolaborasi dengan Badan Bank Tanah, Bupati Dukung Wacana Penajam Eco City

Beraupost • Senin, 7 Juli 2025 | 08:10 WIB
JAJAKI PELUANG: Bupati PPU Mudyat Noor menemui Badan Bank Tanah dan menjajaki peluang PPU sebagai salah satu sentral ekonomi baru di Kaltim. (DISKOMINFO PPU UNTUK BERAU POST)
JAJAKI PELUANG: Bupati PPU Mudyat Noor menemui Badan Bank Tanah dan menjajaki peluang PPU sebagai salah satu sentral ekonomi baru di Kaltim. (DISKOMINFO PPU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus membuka peluang kerja sama strategis untuk mendorong pertumbuhan daerah.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menjalin sinergi bersama Badan Bank Tanah.

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja menegaskan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Pemkab PPU.

Terlebih, PPU merupakan salah satu wilayah penting karena terdapat aset tanah persediaan milik Badan Bank Tanah.

“Kami tentu ingin bersama-sama membangun daerah ini dan menyejahterakan masyarakatnya bersama dengan pemerintah Kabupaten PPU,” ujar Parman, saat menerima kunjungan Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama jajaran di Kantor Badan Bank Tanah, Jakarta, Rabu (2/7).

Parman menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Bupati Mudyat Noor yang dinilai mampu membawa PPU berkembang lebih pesat.

Deputi Pemanfaatan dan Kerja Sama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat juga menyampaikan kontribusi pihaknya dalam pengembangan PPU.

Ia menyebutkan, Badan Bank Tanah telah berperan dalam penyediaan lahan untuk Bandara VVIP IKN, pembangunan jalan bebas hambatan seksi 5B, serta pelaksanaan reforma agraria.

“Reforma agraria ini jadi yang pertama kali menggunakan skema hak pakai di atas HPL Badan Bank Tanah,” ungkap Hakiki.

Ia juga meminta dukungan dari Bupati PPU selaku Ketua GTRA agar pelaksanaan reforma agraria bisa berjalan lebih cepat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat membantu kami dalam pemberdayaan kepada subjek reforma agraria agar dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan daerah itu sendiri,” tuturnya.

Hakiki menambahkan, Badan Bank Tanah saat ini tengah menyiapkan lahan untuk pengembangan kawasan Penajam Eco City yang diharapkan dapat menjadi magnet investasi baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

Bupati PPU, Mudyat Noor menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Sebab, kemajuan Badan Bank Tanah akan turut membawa kemajuan bagi PPU.

“Majunya Bank Tanah, majunya PPU juga. Kita harapkan dengan adanya kolaborasi ini Kabupaten PPU bisa melompat lebih tinggi,” ucap Mudyat.

Menurutnya, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), Bandara VVIP, dan aset tanah Badan Bank Tanah merupakan potensi besar yang harus dioptimalkan untuk meningkatkan nilai investasi di daerah.

“Karena selama ini arahnya (investasi) ke Samarinda, Balikpapan, dan Kukar yang dianggap segitiga emas,” jelasnya.

Namun dengan dukungan Badan Bank Tanah, Mudyat optimistis PPU bisa menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di Kaltim.

“Melalui dukungan dari Badan Bank Tanah, kami siap membangun fasilitas untuk menunjang peningkatan investasi,” tegasnya.(adv/arp)

Editor : Nurismi
#pemkab ppu #daerah #pertumbuhan