TANA PASER – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor melakukan audiensi sekaligus menjalin silaturahmi dengan pihak Kesultanan Paser di kediaman Sultan Paser, Sri Paduka Yang Mulia Sultan Alamsyah III atau dikenal Aji Muhammad Jarnawi, di Tana Grogot, Minggu (18/5) lalu.
Kunjungan tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna. Bupati PPU, Mudyat Noor disambut dengan prosesi adat tepung tawar, yang menjadi simbol penyambutan dan penghormatan bagi tamu agung. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh adat, pengurus Lembaga Adat Paser (LAP), dan masyarakat adat sekitar.
Dalam pertemuan itu, Mudyat menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Kesultanan.
persatuan Sekaligus menekankan pentingnya membangun hubungan baik antarwilayah melalui jalur budaya dan sejarah.
“Kita harus menjaga kearifan lokal dan tidak melupakan sejarah, karena itu bagian dari jati diri daerah dan warisan untuk anak cucu kita,” ujarnya.
Tak hanya datang bersilaturahmi, Bupati juga membawa misi strategis. Ia menyampaikan keinginan Pemerintah Kabupaten PPU untuk menjalin kerja sama dalam pelestarian budaya melalui agenda budaya tahunan yang berbasis adat.
“Kita akan susun bersama kegiatan budaya agar bisa menjadi agenda resmi daerah, sebagai upaya mempertahankan hasanah kebudayaan kita,” jelasnya.
Silaturahmi ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mempererat hubungan antar daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Menanggapi hal itu, Sultan Paser menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.
Ia menilai kunjungan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai adat dan budaya Paser.
“Beliau bukan hanya seorang pejabat, tetapi pemimpin yang menjunjung tinggi adat dan budaya. Ini adalah bentuk dukungan besar bagi peradaban Paser,” tutur Sultan.(adv/arp)
Editor : Nurismi