PENAJAM – Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ristu Pramula menyebut program vaksinasi untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah PPU telah memasuki tahap kedua.
Setelah sukses melaksanakan vaksinasi tahap pertama sebanyak 2.000 dosis, tahap kedua ini direncanakan akan dilakukan setelah Lebaran Idulfitri dengan total 1.000 dosis.
“Untuk klaster pertama, vaksinasi telah selesai dengan target 2.000 dosis yang semuanya sudah 100 persen dilaksanakan. Untuk tahap kedua, rencananya 1.000 dosis lagi akan dialokasikan setelah Lebaran nanti,” ungkap Ristu, Senin (24/3).
Kali ini, vaksinasi akan difokuskan pada wilayah Kecamatan Babulu, Penajam, dan Sepaku. Prioritas utama vaksinasi adalah pada sapi, mengingat saat ini wabah PMK lebih banyak menyerang hewan jenis sapi, terutama sapi-sapi besar dan eksotis.
“Kami juga akan mempertimbangkan vaksinasi untuk kambing, jika memungkinkan,” imbuhnya.
Vaksinasi PMK ini menjadi bagian dari program nasional yang terus dipantau oleh pusat. Seluruh data terkait pelaksanaan vaksinasi akan di-update secara langsung di aplikasi yang terhubung dengan pusat.
“Pelaksanaan vaksinasi ini langsung dipantau ke pusat, jadi kami akan terus melakukan update terkait progresnya,” jelas Ristu.
Ristu juga mengungkapkan kendala dalam vaksinasi beberapa waktu lalu adalah terkait dengan sapi liar yang sulit dijangkau. Namun, dia menegaskan vaksinasi tetap akan dilakukan meskipun ada tantangan dalam pengendalian sapi liar.
“Memang susah mengendalikan sapi liar, baik peternak maupun petugas. Tapi tetap akan divaksinasi karena ini penting untuk mencegah penyebaran PMK,” katanya.
Ditanya mengenai jumlah populasi ternak sapi di PPU, Risau menyebut saat ini terdapat sekitar 8 ribu ekor sapi. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, karena mengikuti sensus yang dilakukan oleh BPS.
“Populasi sapi di sini sekitar 8 ribu ekor, dan jumlah ini sedikit menurun. Namun, hingga saat ini belum ada laporan sapi yang terjangkit PMK di PPU,” imbuhnya.(adv/arp)
Editor : Nurismi