Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Gubernur Rudy Mas'ud: "Kami di Sini untuk Berbuat Sesuatu, Bukan Mencari Sesuatu

Beraupost • Jumat, 7 Maret 2025 | 12:15 WIB
EVALUASI KINERJA: Gubernur Kaltim Rudy Seno dan Wakil Gubernur Seno Aji saat melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah dan menilai masih banyak yang perlu dibenahi. (SENO/ADPIMPROV KALTIM)
EVALUASI KINERJA: Gubernur Kaltim Rudy Seno dan Wakil Gubernur Seno Aji saat melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah dan menilai masih banyak yang perlu dibenahi. (SENO/ADPIMPROV KALTIM)

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr Rudy Mas’ud mengingatkan jajarannya untuk siap beradaptasi  dan melakukan akselerasi dalam pembangunan.

Orang nomor satu Kaltim itu menegaskan cita-cita utamanya untuk mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi  masyarakat Benua Etam.  

“Saya dan Pak Wagub secara finansial sudah selesai, sudah Klir. Hari ini tujuan kami adalah memberikan pengabdian dan berbuat yang terbaik untuk Kalimantan Timur, bermanfaat untuk rakyat Kalimantan Timur,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud saat memberi arahan pada Rapat Pimpinan di Ruang Ruhui Rahayu, Senin (3/3/2025).

Pernyataan itu menegaskan komitmen kedua pemimpin Kaltim itu bekerja sepenuh hati untuk rakyat, bukan memperkaya diri sendiri.

Hal ini terlihat jelas, bagaimana Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji mendorong agar program unggulan Gratispol dan Jospol sudah bisa direalisasikan tahun ini juga, meski bertahap menuntaskan berbagai regulasi yang harus dilengkapi terlebih dulu untuk payung hukum.    

“Perlu bapak ibu pahami. Kami di sini tidak  untuk mencari sesuatu, apalagi mengambil sesuatu. Kami ada di sini untuk berbuat sesuatu,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud lagi.

Dalam pandangannya, Kalimantan Timur memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan lagi.

Sebab itu Kalimantan Timur  harus segera berakselerasi.  Anggaran Kaltim Rp21 triliun tahun ini, menurutnya sangat kecil untuk membangun Kaltim yang 127.000 km2. Walaupun APBD Kaltim itu terbesar kelima di Indonesia.

Gubernur optimis tahun-tahun mendatang pendapatan Kaltim minimal harus bisa ditingkatkan hingga 1,5 kali lipat. Caranya, dengan mencari solusi bersama dan mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Kita perlu energi besar untuk membangun Kaltim. Bapak ibu harus segera beradaptasi,  bertransformasi  dan berakselerasi.  Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kemudahan keringanan dan kekuatan bagi kita untuk membangun Kalimantan Timur,” harapnya.

Demi mendukung keinginan besarnya untuk memberi manfaat bagi masyarakat Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) segera beradaptasi dan menyesuaikan.

“Semua harus sinergi untuk membangun Kaltim. Itu yang ditunggu oleh masyarakat kita. Kita harus punya terobosan dan inovasi.  Panduannya tetap regulasi, tapi kita harus bekerja out of the box.  Harus punya treatment khusus. Yang penting jangan melanggar hukum,” seru Gubernur.

“Tapi jangan diam saja. Karena saya akan selalu menilai kinerja anda,” imbuhnya.

Gubernur Rudy Mas’ud juga mengingatkan,  jika para kepala OPD merespons negatif direktifnya,  dia yakin hasilnya akan negatif. Sebaliknya, jika para kepala dinas merespons positif, maka hasilnya pasti akan positif.

“Tapi kalau anda tidak tidak merespons, pasti hasilnya nol,” tekan Gubernur.

Selain itu, Gubernur mengatakan dirinya membutuhkan pejabat yang memiliki speed, power dan kompetensi.

“Bapak ibu sudah tidak muda lagi. Power dan speed pasti sudah berkurang. Karena itu gunakan kompetensi bapak ibu dan maksimalkan fungsi staf.  Staf harus diarahkan dan jangan dibiarkan bekerja sendiri. Harus terus dimonitor,” tegasnya lagi.

“Mengapa saya tekankan ini, karena saya dan Pak Wagub ingin membawa Kalimantan Timur ini sukses ke depan,” pungkas Gubernur. (sul/adv/arp)

 

Editor : Nurismi
#GUBERNUR KALTIM H RUDY MAS UD #Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji #pemprov kaltim