Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Perubahan Besar Seleksi Guru PPPK 2025: Tes Dihapus, PPG Jadi Kunci!

Beraupost • Jumat, 21 Februari 2025 | 19:05 WIB
ILUSTRASI: Seleksi PPPK akan dihapus pada tahun 2025, dan tesnya akan digantikan dengan tes PPG. (IZZA/BP)
ILUSTRASI: Seleksi PPPK akan dihapus pada tahun 2025, dan tesnya akan digantikan dengan tes PPG. (IZZA/BP)

TANJUNG REDEB – Mulai 2025, perubahan sistem seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru akan mulai diberlakukan.

Seleksi PPPK yang sebelumnya melalui tes langsung akan dihapus dan digantikan dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa PPPK untuk guru tetap ada, namun dengan mekanisme yang baru dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar-Menengah (Kemendikdasmen). 

Bagi guru yang tidak masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), mereka akan mengikuti PPG prajabatan. Sementara itu, guru honorer yang sudah masuk Dapodik akan mengikuti PPG dalam jabatan (Daljab) dengan cara  dipanggil nantinya 

"Jadi, guru honor kita akan mengikuti PPG semua. Status mereka otomatis akan berubah menjadi PPPK setelah menyelesaikan program ini," katanya.

Adapun persyaratan untuk mengikuti PPG adalah minimal memiliki gelar S1 jurusan keguruan. Bahkan, lulusan baru yang sudah menyelesaikan pendidikan sarjana keguruan dapat langsung mengikuti PPG.

"Kuota ditentukan oleh pusat, tetapi kami selalu memotivasi semua guru untuk mengikuti PPG. Tahun ini, ada 98 guru SD dan SMP yang lulus PPG," ujarnya.

Mardiatul juga mengimbau para guru honorer untuk segera mempersiapkan diri mengikuti PPG agar memiliki peluang lebih besar menjadi PPPK. Menurutnya, perubahan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan di Kabupaten Berau.

"Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi guru honorer yang terlewatkan dalam proses pengangkatan menjadi PPPK," harapnya.

Apalagi sistem seleksi PPG ini tidak hanya berfokus pada seleksi administratif, tetapi juga bertujuan untuk membentuk tenaga pendidik yang profesional, berkualitas, dan mampu memenuhi kebutuhan pendidikan di Berau.

Sementara itu, Analis Kepegawaian Muda Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Indriyati, mengatakan untuk menyelesaikan permasalah tenaga honorer di lingkungan Pemkab Berau, pihaknya saat ini masih fokus menyelesaikan pengadaan formasi tahun 2024.

"Untuk sekarang, kami fokus pada pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk PPPK tahap I," bebernya.

Bagi peserta yang tidak lulus PPPK tahap I akan dialokasikan ke dalam PPPK paruh waktu sesuai kebijakan sebelumnya. Namun, kebijakan ini hanya berlaku bagi tenaga non-ASN yang sudah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sedangkan untuk rekrutmen CPNS 2024 masih dalam proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang memiliki batas akhir pengisian hingga 21 Februari. Ia mengimbau seluruh peserta CPNS untuk segera menyelesaikan pengisian DRH. 

"Jangan sampai ada yang tidak mengisi DRH, karena itu akan dianggap mengundurkan diri," tegasnya.

Untuk seleksi PPPK tahap II, saat ini masih dalam proses masa sanggah hasil seleksi administrasi. Adapun jumlah pelamar lulus administrasi kategori guru sebanyak 247 orang, kesehatan 94 orang, dan teknis 598 orang. 

"Namun, jumlah ini masih bisa berubah karena masa sanggah masih berlangsung hingga 21 Februari," katanya.

Sesuai jadwal, tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) akan dilakukan dalam rentang waktu 22 April hingga 21 Mei 2025, atau setelah Idulfitri 2025. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#berau #pppk #guru #kaltim