Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

KUKM Perindag PPU Ajak Masyarakat Konversi Kendaraan Listrik

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 15 November 2024 | 14:37 WIB
Kepala KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto.
Kepala KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto.

 

PENAJAM - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Margono Hadi Sutanto, punya kesan tersendiri terhadap kendaraan listrik. Pria yang akrab disapa Margono ini, menyampaikan pengalamannya usai mengikuti kegiatan berkendara menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan kendaraan listrik bersama Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten PPU, Muhammad Zainal Arifin, serta para komunitas Elders Garage asal Jakarta dan komunitas motor lainnya asal PPU, Kota Samarinda dan Balikpapan, Minggu (10/11).

"Kalau untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, saya kira sudah proper banget," ujar Margono, Rabu (13/11).

Menurutnya, konversi kendaraan konvensional menjadi motor listrik adalah solusi yang tepat bagi pencinta lingkungan. "Motor listrik ini sejalan dengan kampanye peduli lingkungan. Harapannya makin banyak yang sadar dan mau beralih menggunakan kendaraan listrik," ungkapnya.

Menurutnya, motor listrik yang dikembangkan melalui Bengkel Konversi Benuo Taka Electrico (Better), tidak memerlukan stasiun pengisian ulang baterai dengan spesifikasi tertentu. Karena hanya mengandalkan steker listrik biasa sudah dapat diisi ulang.  Namun demikian, Pemkab PPU juga mendukung penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan (SPK) khusus listrik yang sudah ada di kawasan perkantoran Pemkab PPU.

"Di depan kantor kita sudah ada charging station dan memang konversi kendaraan listrik ini lebih mudah karena enggak perlu charger yang khusus," katanya. 

Selain itu, Margono menyebut, Pemkab PPU melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) telah memfasilitasi para pekerja bengkel dengan upaya peningkatan kapasitas SDM lokal. Sehingga para montir dapat menerapkan teknik konversi kendaraan listrik. "Sudah disiapkan sebelumnya, dilatih, sehingga mereka langsung terserap di bengkel.

Ia juga menyambut baik arahan Pj Zainal Arifin agar langkah-langkah kepedulian terhadap lingkungan dan penurunan emosi karbon dapat diterapkan oleh pemerintah daerah. " PJ Bupati mengarahkannya begitu ya. Jadi mungkin kendaraan sudah tua gitu ya, motor-motor yang tua kemudian biaya operasionalnya besar. Dari pada beli motor baru, lebih baik konversi saja ke listrik. Cuma nanti kita lihat realisasinya seperti apa, namun memang arahnya bergerak menuju ke situ," ulasnya.

Ia berharap, melalui langkah pemerintah daerah, masyarakat PPU terpacu untuk meningkatkan semangat peduli lingkungan dengan mulai beralih kepada penggunaan kendaraan listrik. (adv/ppu/udi)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#Penajam Paser Utara (PPU)