Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Perhiptani Butuh Dukungan Anggaran Baru Bisa Direalisasikan Tahun Depan

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 14 Agustus 2024 | 23:41 WIB
Sri Juniarsih - Lita Handini
Sri Juniarsih - Lita Handini

TANJUNG REDEB - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Berau membutuhkan dukungan anggaran, untuk biaya operasional para anggota Perhiptani Berau di lapangan.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhiptani Berau sekaligus Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini berharap ada alokasi untuk anggaran operasional kegiatan Perhiptani Berau.

Selama ini, pihaknya melaksanakan tugas dan fungsi menggunakan dana dari sumbangan donatur dan gotong-royong secara swadaya, melalui sumbangan yang diedarkan ke seluruh Perhiptani Berau.

“Kami punya iuran yang wajib bagi seluruh anggota Perhiptani. Dana itulah yang kami gunakan untuk biaya operasional selama ini,” katanya.

Padahal, kata Lita, banyak agenda Perhiptani yang harus dilakukan. Misalnya mengadakan rapat koordinasi internal yang rutin dilaksanakan. Pun Perhiptani kerap diundang mengikuti rakor DPW Provinsi Kaltim hingga DPP Perhiptani.

Perhiptani memiliki tanggung jawab dan mengupayakan untuk meningkatkan kualitas SDM penyuluh pertanian, sehingga mereka punya daya saing untuk mendampingi para petani bisa menjawab tantangan di bidang pertanian.

“Kami harap setiap tahun ada tambahan anggaran, khususnya untuk melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana penyuluh perlengkapan lapangan yang ada,” ungkapnya.

Di samping itu, pihaknya bersyukur atas anggaran yang selama ini sudah diberikan kepada para penyuluh pertanian lapangan. Namun, diakuinya masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Khususnya terkait sarana mobilitas dan perlengkapan kerja bagi penyuluh pertanian, seperti laptop.

“Kami harap alokasi itu bisa dititipkan kepada Perhiptani untuk melancarkan tugas dan fungsi kami dalam menjalankan organisasi ini,” terangnya. 

Untuk mewujudkan sistem pertanian yang kuat dan modern, Perhiptani disebutnya siap meluangkan waktu, tenaga dan pemikiran untuk membantu Pemkab Berau melaksanakan program kerja prioritas dalam bidang pertanian dalam arti luas.

Sekaligus membantu pemda dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk transformasi ekonomi melalui pengembangan sumber daya alam berbasis pertanian.

“Kami siap mendapat perintah dari kepala daerah untuk dilibatkan dan kolaborasi untuk Berau yang lebih hebat dan maju ke depan,” imbuhnya.

Lita menambahkan, saat ini penyuluh pertanian ASN yang ada di Perhiptani berjumlah 43 orang ditambah 48 orang merupakan penyuluh swadaya yang sudah ditetapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau. 

"Mereka adalah orang-orang di kampung yang memiliki keahlian dan mampu memberikan bimbingan kepada petani. Meski tidak digaji, tapi bersedia meluangkan tenaga dan waktunya untuk membina petani yang ada di kampung. Ini yang perlu kita apresiasi," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih menuturkan, pihaknya akan mendukung anggaran untuk Perhiptani Berau. Tapi baru bisa diberikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau murni 2025. Sebab, sudah tidak sempat masuk ke dalam APBD perubahan 2024.

“InsyaAllah di APBD murni 2025 bisa direalisasikan untuk dukungan anggaran bagi Perhiptani Berau,” ucapnya.

“Kalau seandainya dikomunikasikan lebih awal, tentu bisa direalisasikan di Anggaran Bantuan Tambahan (ABT) 2024. Segera ajukan dengan cantolannya Disbun Berau,” sambungnya.

Dengan dukungan anggaran itu, diharapkan dapat menjadi penyemangat para anggota Perhiptani dan penyuluh dalam melakukan pendampingan kepada para petani. Serta mampu mengakomodir operasional Perhiptani Berau.

“Kami harap para penyuluh juga terdorong melakukan penyuluhan yang masih kepada para petani dan peternak,” pungkasnya. (*/aja/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #Perhiptani