TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menekan kasus stunting di Bumi Batiwakkal. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, mengatakan upaya penekanan stunting, di antaranya melalui intervensi stunting sebagai wujud komitmen, konsistensi, dan keseriusan pemerintah daerah.
Namun, aksi ini juga tetap memerlukan upaya dan peran aktif dunia usaha, perusahaan-perusahaan yang bergerak di Kabupaten Berau juga punya tanggung jawab untuk mewujudkan Berau bebas stunting.
“Untuk itu, saya mendorong peran aktif seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting ini,” ujarnya.
“Bagi perusahaan yang sudah melaksanakan, tentu kami mengapresiasi mereka yang peduli dengan lingkungan di lingkar kerjanya,” sambung bupati.
Pemerintah Kabupaten Berau lanjutnya, memiliki komitmen kuat dalam percepatan penanggulangan stunting, sebagai salah satu langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur.
Dirinya juga mendorong peran aktif seluruh jajaran perangkat kecamatan, kelurahan, kampung, TPK, KPM, Posyandu, dan kelembagaan masyarakat, bersama-sama mengoptimalkan intervensi pencegahan stunting. “Saya minta kepada kita semua untuk bekerja lebih maksimal, agar angka stunting di Kabupaten Berau bisa dicegah dan ditanggulangi,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Rabiatul Islamiah, mengakui saat ini terdapat program Bapak Bunda Asuh Stunting yang digadang sebagai wadah dunia usaha, atau perusahaan yang beroperasi di Berau berkontribusi dalam rangka pencegahan stunting.
“Melalui gerakan itu, CSR mereka (perusahaan, red) diberdayakan untuk menekan stunting,” ujarnya.
Saat ini sendiri, terdapat tiga kategori yang diwajibkan datang ke Posyandu, yaitu Calon Pengantin (Catin), Ibu Hamil dan Anak dengan stunting. Peran perusahaan sendiri dikatakan Rabiatul cukup baik saat ini, dimana perusahaan telah bergerak sejak lama dalam rangka pencegahan stunting. “Ya kita bersyukur perusahaan sudah sadar dan membantu,” pungkasnya. (sen/adv/sam)