Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Wanti-Wanti ASN Pecandu Narkotika

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 19 Juni 2024 | 19:23 WIB
Ketua BNK Berau, Gamalis
Ketua BNK Berau, Gamalis

TANJUNG REDEB – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau, Gamalis mengapresiasi kinerja dari tim kepolisian Polres Berau, dalam mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram (kg) beberapa waktu lalu.
Menurut Gamalis, pengungkapan kasus tersebut adalah bukti nyata aparat kepolisian serius dalam memutus mata rantai penyebaran barang haram tersebut.

“Kita patut apresiasi atas tangkapan ini, karena memang 6 kg sabu itu jumlahnya tidak sedikit,” ujarnya kepada Berau Post, Senin (17/6) lalu.

Gamalis yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Berau menilai, tangkapan besar tersebut merupakan bukti Berau menjadi salah satu jalur lintasan barang terlarang tersebut masuk ke Indonesia.

“Jadi ini harus menjadi evaluasi untuk kita semua khususnya kami dari BNK dan pihak kepolisian agar bisa terus menjaga dari peredaran narkotika,” sebutnya.

Untuk menekan peredaran narkotika di Kabupaten Berau, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan sosialisasi ke setiap lapisan masyarakat hingga ke sekolah-sekolah. Pasalnya, hal tersebut sangat penting dilakukan agar para masyarakat bisa tahu bahaya narkoba tersebut.

“Pasti, kami terus melakukan sosialisasi ke sekolah ataupun seluruh lapisan masyarakat, karena kita tidak mau generasi muda di Berau dipengaruhi oleh narkoba,” harapnya.

Sebagai orang nomor dua di Kabupaten Berau, tidak lupa ia selalu mewanti-wanti kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terjerumus narkoba. “ASN juga selalu saya ingatkan agar jangan pernah menyentuh yang namanya narkoba, karena jika sudah sekali memakai barang tersebut maka akan susah untuk keluar,” imbuhnya.

Bahkan, pihaknya akan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa instansi. Untuk melakukan tes urine kepada para ASN. “Saya tidak mau ada ASN yang menyalahgunakan narkoba,” tegasnya.

Jika ada, dirinya pun memastikan tidak segan-segan akan memberikan hukuman berat. Salah satunya dengan melakukan pemecatan kepada ASN tersebut, sebagai bentuk efek jera. “Ada sanksi berat jika ada ASN yang coba-coba memakai narkoba,” imbuhnya. (aky/arp)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#asn #narkoba