CAMAT Pulau Derawan, Samsuddin, mengaku menerima informasi kalau dalam waktu dekat pelaksanaan Rembuk Stunting Kampung akan segera digelar di kampung-kampung yang ada di Kecamatan Pulau Derawan mulai pekan ketiga bulan Juni 2024. Hal ini juga sebagai upaya mendorong kampung-kampung menyelenggarakan rembuk stunting.
“Informasinya mulai minggu depan secara bertahap, kita melaksanakan rembuk stunting itu,” ujarnya.
Samsuddin menyebut, hal ini merupakan bentuk tanggung jawab usai mendapat arahan dalam pelaksanaan Rakor TPPS sebelumnya, bahwa akhir Juni 2024 ini seluruh kampung telah melaksanakan rembuk stunting. “Kita berusaha menjalankan tugas agar seluruhnya bisa diselesaikan,” ungkapnya.
Memang di Pulau Derawan terdapat lima kampung dan belum melaksanakan rembuk stunting keseluruhan. Namun, berdasarkan informasi yang didapat, pekan ketiga bulan ini akan dimulai rangkaian rembuk stunting yang diawali akan dilaksanakan di Kampung Tanjung Batu.
“Infonya memang minggu depan kita mulai, dan dari Puskesmas Derawan di Tanjung Batu jadi kampung pertama,” tuturnya.
Hal ini menurut Samsuddin menjadi hal baik. Sebab pelaksanaannya akan menjadi media dalam komunikasi dua arah pemerintah dan pelaksana di lapangan, sehingga program-program yang dijalankan bisa sampai ke masyarakat, dan kendala di lapangan bisa terhimpun dalam rembuk tersebut.
“Saya titip kakam supaya catat juga keluhan di lapangan apa saja, forum ini jadi wadah komunikasi dua arah yang baik, pemkam sampaikan program, pelaksanaan juga laporkan permasalahan,” tuturnya.
Dirinya berkomitmen mengawal setiap kampung bisa melaksanakan rembuk stunting sebagaimana arahan Wakil Bupati Berau, Gamalis, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu.
“Kita kawal, dan semoga mulai minggu depan dimulai berjalan lancar untuk seluruh wilayah kami,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu mendorong pemerintah kampung di 100 kampung bisa segera melaksanakan Rembuk Stunting tingkat kampung. “Segera ya, itu memang harus segera dilaksanakan,” ungkapnya.
Tahun ini sendiri, khususnya di semester pertama ini Tenteram mengatakan baru 10 kampung melaksanakan rembuk stunting.
Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu mendorong pemerintah kampung di 100 kampung bisa segera melaksanakan Rembuk Stunting tingkat kampung. “Segera ya, itu memang harus segera dilaksanakan,” ungkapnya.
Tahun ini sendiri, khususnya di semester pertama ini Tenteram mengatakan baru 10 kampung melaksanakan rembuk stunting. ini kan hanya musyawarah,” ungkapnya.
Hal ini ditegaskan semestinya harus dilaksanakan dalam kondisi terdapat kasus stunting ataupun tidak di kampung tersebut. Rembuk stunting sendiri tak hanya berbicara penanganan, namun juga upaya preventif menanggulanginya. “Ada ataupun tidak ada, kampung (harus) melakukannya,” tegasnya. (sen/sam)